Pencarian

Disnaker Kota Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru Tekan Pengangguran, Target TPT 7,22 Persen pada 2026

Selasa, 30 Juni 2026 • 15:49:31 WIB
Disnaker Kota Bandung Siapkan Tiga Strategi Baru Tekan Pengangguran, Target TPT 7,22 Persen pada 2026
Disnaker Kota Bandung memperkenalkan tiga strategi baru untuk menekan angka pengangguran hingga 7,22 persen pada 2026.

BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung melalui Disnaker mengumumkan tiga terobosan baru untuk memperluas lapangan kerja. Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menyebut angka pengangguran yang masih tinggi menjadi alasan utama transformasi program ini.

“Angka pengangguran kita memang masih tinggi. Karena itu kami terus bekerja keras agar jumlah tersebut terus berkurang meskipun situasi ekonomi sedang penuh tantangan,” ujar Yayan di Kantor Disnaker Kota Bandung, Selasa (30/06/2026).

Pelatihan Dasar Dialihkan ke Dinas Lain, Disnaker Fokus Sertifikasi

Mulai tahun 2027, Disnaker tak lagi menangani pelatihan dasar seperti memasak, tata rambut, atau keterampilan digital nonsertifikasi. Program-program itu akan dikerjakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Sosial.

Disnaker kini hanya fokus pada pelatihan berbasis kompetensi yang menghasilkan sertifikasi. Tujuannya, lulusan memiliki daya saing lebih tinggi saat bersaing di pasar kerja.

Skema Magang Luar Negeri Berubah: Subsidi Langsung ke Warga

Program magang dan penempatan kerja ke luar negeri juga dirombak. Jika sebelumnya peserta dilatih massal sebelum diberangkatkan, kini pemerintah memberikan subsidi langsung kepada warga Kota Bandung yang sudah dinyatakan diterima oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

“Kami sekarang jemput bola. Ketika ada warga Bandung yang sudah siap berangkat melalui LPK, kami memberikan subsidi sehingga bantuan menjadi lebih tepat sasaran,” kata Yayan.

Perubahan ini merupakan hasil evaluasi terhadap program sebelumnya. Banyak peserta batal berangkat karena berbagai kendala, termasuk faktor keluarga.

Job Fair Keliling ke Kecamatan, Bisa Lamar Lewat Aplikasi

Konsep job fair juga diperbarui. Kegiatan yang sebelumnya terpusat di satu lokasi kini digelar bergilir di berbagai kecamatan agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Pelaksanaannya diperkuat melalui platform digital New Bimma.

Melalui aplikasi tersebut, pencari kerja bisa melamar secara daring tanpa datang ke lokasi. Saat ini, sekitar 20 perusahaan telah membuka lebih dari 2.492 lowongan pekerjaan melalui New Bimma. Selain itu, tersedia sekitar 1.792 lowongan kerja dari platform nasional.

“Peran kami adalah mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang mencari pekerjaan. Karena itu, intensitas job fair kami tingkatkan menjadi sebulan sekali dengan sistem yang lebih efisien melalui layanan online,” ujarnya.

Disnaker juga menghadirkan Talent Hub secara gratis. Pencari kerja bisa mengikuti tes minat dan bakat bersama psikolog untuk mengetahui bidang pekerjaan yang paling sesuai dengan potensi masing-masing.

Kebutuhan Tenaga Kerja Didominasi Sektor Ritel dan Logistik

Yayan menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja di Kota Bandung saat ini masih didominasi sektor perdagangan, ritel, pemasaran (sales), logistik, dan ekspedisi. Sementara sektor perhotelan belum banyak menyerap tenaga kerja, meski kemampuan komunikasi dan public speaking tetap menjadi kompetensi yang banyak dibutuhkan.

Pemerintah Kota Bandung menargetkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 2026 turun menjadi 7,22 persen.

Pencari Kerja: Sistem Online Lebih Efisien

Pelaksanaan job fair digital mendapat sambutan positif. Resa Septiani, salah seorang pencari kerja, menilai proses melamar melalui aplikasi jauh lebih praktis.

“Lebih mudah lewat web. Saat interview kami sudah mengetahui tahapan awal karena sebelumnya sudah mengisi data di aplikasi,” katanya.

Hal senada disampaikan Teguh Putra yang baru mengikuti proses wawancara kerja. “Menurut saya lebih enak melamar secara online. Tidak perlu keluar rumah hanya untuk mengirim lamaran. Datang cukup saat ada panggilan wawancara sehingga lebih menghemat waktu,” tuturnya.

Bagikan
Sumber: terasjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks