BOGOR — Pemerintah Kota Bogor menggelar Helaran Kota Bogor sebagai puncak perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Ratusan pegiat seni dari puluhan sanggar budaya akan menampilkan atraksi di sepanjang Jalan Sudirman, yang ditutup total untuk lalu lintas umum pada Selasa (3/6) malam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor, Atep Budiman, mengungkapkan bahwa lebih dari 30 sanggar dari 68 kelurahan akan ambil bagian dalam karnaval budaya ini. “Ini bukan sekadar pawai, tapi ekspresi kebanggaan warga terhadap identitas budayanya,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (2/6).
Apa yang Bisa Dilihat Warga di Helaran Malam Ini?
Rute karnaval dimulai dari Simpang BTM hingga Tugu Kujang, sepanjang 2,5 kilometer. Peserta akan menampilkan berbagai kesenian tradisional khas Bogor dan Sunda, mulai dari pencak silat, tari topeng, hingga musik angklung.
Disbudpar menargetkan atraksi ini bisa menjadi daya tarik wisata baru sekaligus ruang ekspresi bagi pelaku seni lokal. “Kami ingin budaya Bogor tidak hanya dikenang, tapi dihidupkan oleh generasi muda,” tambah Atep.
Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir
Dinas Perhubungan Kota Bogor telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Sudirman mulai pukul 17.00 WIB. Pengendara dialihkan melalui Jalan Pajajaran dan Jalan Veteran. Kantong parkir disediakan di area Parkir BTM dan Lapangan Sempur.
Warga diimbau datang lebih awal atau menggunakan angkutan umum untuk menghindari kemacetan. Pihak kepolisian akan menerjunkan 50 personel untuk mengamankan jalannya acara.
Mengapa Helaran Jadi Agenda Tahunan yang Dinanti?
Helaran Kota Bogor sudah menjadi tradisi tahunan dalam rangkaian HJB sejak 2018. Kegiatan ini dinilai efektif menghidupkan kembali minat warga terhadap kesenian lokal yang sempat tergerus modernisasi.
Selain atraksi jalan, panitia juga menyiapkan panggung utama di Taman Topi Bogor yang akan menampilkan pertunjukan seni kontemporer dan kolaborasi lintas sanggar. Acara akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.