JAWA BARAT — Balapan yang berlangsung di hadapan puluhan ribu penonton ini menyajikan persaingan ketat sejak tikungan pertama. Marquez harus berhadapan dengan Francesco Bagnaia dan Jorge Martin yang sama-sama tampil agresif sepanjang 23 lap.
Pertarungan sengit terjadi di lap 12 ketika Bagnaia mencoba memimpin di tikungan 15. Namun, Marquez langsung membalas dengan manuver berani di tikungan berikutnya, mengambil alih posisi terdepan dan tidak pernah melepaskannya lagi.
Jorge Martin sempat mengancam di lap 17, tetapi kesalahan kecil di sektor terakhir membuatnya kehilangan momentum. Ia harus puas finis di posisi kedua dengan selisih 0,8 detik dari Marquez.
Bagnaia yang start dari posisi ketiga justru kehilangan ritme di pertengahan balapan. Masalah pada ban belakang membuatnya kesulitan menjaga kecepatan, dan ia akhirnya finis di posisi kelima.
Hasil ini membuat persaingan gelar juara dunia musim 2026 semakin ketat. Marquez kini hanya tertinggal 12 poin dari Bagnaia di puncak klasemen dengan delapan seri tersisa.
Pedro Acosta kembali menunjukkan performa impresif dengan finis di posisi ketiga. Pembalap muda asal Spanyol itu berhasil memanfaatkan kesalahan Bagnaia di lap 19 untuk naik ke podium.
Acosta kini menjadi ancaman serius di klasemen, hanya terpaut 5 poin dari Marquez. Konsistensinya sepanjang musim ini membuatnya dijagokan sebagai calon juara dunia di masa depan.
Kemenangan ini menjadi yang keenam beruntun bagi Marquez di Aragon. Ia sekaligus memperpanjang rekor sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit ini sejak bergabung dengan MotoGP pada 2013.
Marquez juga mencatatkan waktu tercepat di lap 5 dengan 1:46.832, memecahkan rekor lap yang sebelumnya dipegangnya sendiri sejak 2024.
Dengan hasil ini, Bagnaia tetap memimpin klasemen dengan 287 poin, disusul Marquez dengan 275 poin. Martin berada di posisi ketiga dengan 260 poin, sementara Acosta mengumpulkan 270 poin dan naik ke posisi kedua klasemen sementara.
Seri berikutnya akan berlangsung di Misano, Italia, pada 13 September 2026. Bagnaia akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri dengan tekanan besar untuk mempertahankan keunggulannya atas Marquez yang sedang dalam performa terbaik.