JAWA BARAT — Trailer perdana gameplay Grand Theft Auto 6 (GTA 6) akhirnya dirilis dan langsung memantik diskusi besar di kalangan penggemar dan analis industri. Tim teknis dari Digital Foundry, Oliver Mackenzie dan Richard Leadbetter, memberikan pujian tinggi terhadap presentasi visual game garapan Rockstar Games ini, menyebutnya sebagai pencapaian teknis yang belum pernah terlihat sebelumnya di industri game.
Mackenzie secara spesifik menyebut GTA 6 sebagai contoh rendering game real-time paling mengesankan yang pernah ia lihat. Pujian ini bukan tanpa alasan—duet analis tersebut menyoroti kualitas rendering karakter yang menonjol, terutama pada fisika rambut dan detail kulit yang diterapkan tidak hanya pada protagonis, tetapi juga pada banyak NPC di dunia terbuka.
Penggunaan ray tracing juga menjadi sorotan utama. Rockstar dinilai cermat dalam menempatkan teknologi pencahayaan ini hanya di area yang berdampak paling besar secara visual. Untuk menjaga keseimbangan antara fidelitas dan performa, mereka tetap mengandalkan metode konvensional lama di beberapa bagian lain.
Isu performa menjadi topik hangat, mengingat pengalaman buruk GTA 5 di Xbox 360 dan PlayStation 3 saat peluncuran pertamanya dulu. Namun, pendekatan Rockstar kali ini terlihat berbeda. Digital Foundry mencatat bahwa meski game berjalan di 30 FPS, target tersebut berhasil dicapai secara konsisten. Dalam analisis mereka terhadap 48.242 frame dari cuplikan gameplay, tim tersebut jarang menemukan penurunan frame rate yang signifikan.
Menariknya, analisis Digital Foundry mengungkapkan bahwa cuplikan tersebut dirender pada resolusi native 1440p yang kemudian di-upscale ke 4K tanpa menggunakan teknik upscaling modern. Hasilnya adalah gambar yang sedikit lebih lembut, sesuatu yang diharapkan bisa diperbaiki sebelum perilisan resmi.
Digital Foundry kembali menegaskan prediksi mereka dari beberapa bulan lalu: Rockstar diperkirakan tidak akan merilis mode performa 60 FPS untuk GTA 6 di konsol generasi ini, bahkan dengan kompromi visual yang signifikan sekalipun. Mereka memprediksi PlayStation 5 Pro akan menawarkan efek ray tracing yang lebih baik atau target resolusi yang lebih tinggi, namun CPU tetap menjadi hambatan terbesar.
Dunia GTA 6 memiliki begitu banyak simulasi yang berjalan sehingga membagi waktu rendering menjadi dua (dari 30 ke 60 FPS) hampir mustahil dilakukan tanpa prosesor yang jauh lebih bertenaga. Kemungkinan besar, kata mereka, hal ini baru bisa ditampilkan secara maksimal saat versi PC dirilis di masa depan.
Cuplikan gameplay GTA 6 menyimpan banyak detail yang mungkin terlewat oleh pemain yang menonton sekali saja. Beberapa di antaranya adalah kembalinya sistem wanted level bintang enam, interaksi untuk mengelus atau memarahi anjing di sekitar kota, serta berbagai referensi yang sudah mulai dikaitkan oleh para penggemar. Pemain juga tidak akan dipaksa untuk mengikuti alur cerita cinta dalam game jika tidak menginginkannya.