KABUPATEN BOGOR — Volume kendaraan yang melintas di jalur menuju kawasan Puncak pada libur Maulid Nabi, Selasa (25/8), tercatat lebih tinggi dibandingkan hari libur biasa. Berdasarkan data Traffic Management Center (TMC) Polres Bogor, sebanyak 15.041 kendaraan telah melintas hingga pukul 07.00 WIB.
Dari jumlah tersebut, arus kendaraan menuju Puncak lebih mendominasi. Sebanyak 8.689 kendaraan bergerak dari arah Jakarta menuju kawasan wisata tersebut, sementara 6.352 kendaraan lainnya tercatat melintas dari arah sebaliknya menuju Jakarta.
Peningkatan volume kendaraan sebenarnya sudah terpantau sejak dini hari. Antrean panjang sempat muncul pada periode pukul 00.00 hingga 02.00 WIB karena sejumlah wisatawan memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di pagi hari.
Setelah pukul 02.00 WIB, arus kendaraan berangsur melandai hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, pada periode tersebut, antrean di kawasan Simpang Gadog masih tercatat mencapai sekitar 300 meter.
Memasuki pukul 07.00 WIB, kepadatan kembali meningkat seiring bertambahnya kendaraan wisatawan yang menuju kawasan Puncak.
KBO Satlantas Polres Bogor Ardian menyebutkan, kondisi lalu lintas pada libur Maulid Nabi kali ini terpantau lebih ramai dibandingkan hari libur biasa. "Ini ramai merata, diperkirakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan hari Minggu kemarin lusa," kata Ardian.
Peningkatan volume kendaraan ini dipicu oleh momen libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi. Banyak keluarga memanfaatkan waktu tersebut untuk berwisata ke kawasan Puncak yang dikenal memiliki udara sejuk.
Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang lebih tinggi, Satlantas Polres Bogor telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Sistem satu arah dari Jakarta menuju Puncak rencananya akan diterapkan menjelang siang nanti.
Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan dan memperlancar arus kendaraan wisatawan yang menuju kawasan Puncak selama libur Maulid Nabi. Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan mempersiapkan kondisi kendaraan sebelum berangkat.