Damkar Indramayu Bekali 100 Pemulung di TPA Pecuk Antisipasi Kebakaran Saat Musim Kemarau

Penulis: Taufik Rahman  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:33:31 WIB
Petugas Damkar Indramayu memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada 100 pemulung di TPA Pecuk, Rabu (19/8/2026).

INDRAMAYU — Tumpukan sampah kering yang mudah terbakar menjadikan TPA Pecuk salah satu titik rawan kebakaran di Kabupaten Indramayu. Menyadari hal tersebut, Damkar setempat turun langsung memberikan edukasi kepada para pekerja dan pemulung yang beraktivitas setiap hari di lokasi tersebut.

Kabid Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, menegaskan bahwa kewaspadaan seluruh pihak di lingkungan TPA menjadi kunci utama pencegahan. Menurutnya, potensi api muncul semakin besar ketika intensitas hujan menurun dan material sampah dalam kondisi kering.

“TPA merupakan salah satu lokasi yang memiliki potensi bahaya kebakaran cukup tinggi, terutama saat musim kemarau. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pengelola maupun pekerja sangat diperlukan,” kata Jajat di sela kegiatan, Rabu (19/8/2026).

Pemicu Kebakaran dan Cara Penanganan Dini

Dalam sosialisasi tersebut, petugas memaparkan sejumlah pemicu kebakaran yang sering ditemukan di area pembuangan akhir. Selain puntung rokok, percikan api dari pembakaran sampah liar menjadi penyebab paling umum yang harus diwaspadai.

Para peserta mendapatkan pelatihan praktis mengenai langkah penanganan awal jika titik api mulai muncul. Mereka juga diajarkan cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) agar mampu bertindak cepat sebelum api membesar.

“Jangan menunggu api membesar, tetapi lakukan pencegahan sejak dini. Kalau ditemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera lakukan penanganan awal dan laporkan kepada petugas,” ujarnya.

Larangan Keras Membakar Sampah Sembarangan

Jajat mengingatkan seluruh penghuni dan pekerja TPA untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan ini dinilai sangat berisiko karena api dapat dengan cepat merambat ke tumpukan material lain yang mudah terbakar.

“Pembakaran sampah secara sembarangan harus dihindari. Api bisa dengan cepat merambat ke material lain dan menyebabkan kebakaran yang lebih besar,” tegas Jajat.

Melalui kegiatan ini, Damkar Kabupaten Indramayu berharap terbangun kesadaran kolektif di lingkungan TPA Pecuk. Pengelola, pekerja, dan pemulung diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga area kerja mereka dari potensi sumber api.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: ciremaitoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top