JAWA BARAT — Gol tersebut tercipta melalui penyelesaian apik yang oleh media setempat disebut sebagai 'brilliant finish'. Messi kini duduk sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia, melewati rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda Jerman, Miroslav Klose, yang mengoleksi 16 gol.
Pertandingan Argentina vs Austria menjadi saksi bagaimana Messi terus menulis ulang buku rekor sepak bola. Gol yang dicetaknya tidak hanya mengamankan posisi Argentina di puncak klasemen grup, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai pemain dengan koleksi gol Piala Dunia terbanyak sepanjang masa.
Pencapaian ini melampaui torehan Klose yang telah bertahan selama bertahun-tahun sebagai yang terbaik. Messi, yang sebelumnya telah menyamai rekor Klose di turnamen sebelumnya, akhirnya memastikan rekor tersebut menjadi miliknya sendiri.
Dari 17 gol yang ia cetak, beberapa di antaranya lahir di momen-momen krusial. Mulai dari gol debutnya di Piala Dunia 2006 hingga gol penentu di final 2022. Konsistensi Messi di turnamen empat tahunan ini menjadi bukti kelasnya sebagai salah satu pemain terbesar yang pernah ada.
Rekor ini juga menempatkan Messi di atas nama-nama besar seperti Gerd Müller (14 gol), Just Fontaine (13 gol), dan Ronaldo Nazário (15 gol). Dengan usia yang masih memungkinkan untuk tampil di Piala Dunia mendatang, bukan tidak mungkin rekor ini akan semakin sulit dikejar oleh generasi berikutnya.
Bagi Argentina, gol Messi ini menjadi suntikan moral besar menjelang fase knockout. Tim asuhan Lionel Scaloni kini memiliki modal kepercayaan diri tinggi dengan kapten mereka yang sedang dalam performa terbaik.
Gol ini juga memastikan Argentina lolos ke babak berikutnya dengan catatan sempurna di fase grup. Lawan yang menanti di fase gugur pun akan waspada menghadapi tim yang memiliki mesin gol paling produktif dalam sejarah Piala Dunia.