BANDUNG — Dua pelaku begal yang meresahkan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Bandung akhirnya berhasil diringkus. Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengamankan tersangka berinisial FF dan AW tak lama setelah aksi brutal mereka di Jalan Cikawao, Kecamatan Lengkong.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (17/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menjelaskan, korban yang tengah melintas di Jalan Cikawao tiba-tiba dipepet oleh kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor.
“Dengan menggunakan senjata tajam, mengarahkan benda tersebut ke korban sehingga mengenai bagian tubuhnya,” ujar Anton di Bandung, Kamis.
Korban sempat berusaha melarikan diri dan mencari pertolongan ke sesama pengemudi ojol di lokasi. Namun, karena pelaku membawa celurit, para pengemudi lain justru menyelamatkan diri. Dalam kondisi terjepit, korban terjatuh dan kembali disabet hingga akhirnya sepeda motor miliknya dibawa kabur.
Menerima laporan, Tim Prabu Lodaya Presisi Polrestabes Bandung langsung bergerak. Tim berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian kedua pelaku di sebuah rumah kontrakan di kawasan Haji Alpi.
“Didapati bahwa pelaku bersembunyi di sebuah kontrakan. Kemudian dilakukan penangkapan dan sebelumnya dilakukan penggeledahan terhadap barang bukti, ditemukan di kontrakan itu,” kata Anton.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diketahui tidak memiliki target khusus. Mereka memilih korban secara acak ketika melihat sasaran yang dianggap lemah di jalanan sepinya malam.
Akibat aksi sadis tersebut, korban mengalami luka akibat sabetan celurit di tiga bagian tubuh: muka, tangan, dan punggung. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus begal lainnya di wilayah Bandung.