WhatsApp Mulai Uji Coba Username, Pengguna Bisa Chat Tanpa Bagikan Nomor HP

Penulis: Okta Nugraha  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:00:14 WIB
WhatsApp uji coba fitur username untuk menghubungi tanpa nomor telepon.

JAWA BARAT — Privasi nomor telepon menjadi perhatian utama pengguna pesan instan di Indonesia. Selama ini, untuk bisa dihubungi di WhatsApp, seseorang harus memberikan nomor HP-nya — data yang rawan disalahgunakan untuk spam, penipuan, atau phishing. Fitur username hadir sebagai solusi: pengguna cukup membagikan nama unik pilihannya, bukan deretan angka pribadi.

Meta, induk perusahaan WhatsApp, mulai menguji fitur ini secara internal pada akhir 2025. Uji coba publik tahap awal kini berlangsung di versi beta untuk Android dan iOS. Tidak semua pengguna beta mendapat akses — Meta menerapkan sistem rollout bertahap untuk memantau stabilitas dan bug.

Proses: Bagaimana Cara Kerja Username?

Setelah fitur tersedia, pengguna bisa memilih username unik dari menu Settings > Username. Nama ini bersifat opsional — pengguna tetap bisa menggunakan nomor telepon seperti biasa. Username bisa diubah kapan saja tanpa memengaruhi riwayat chat atau kontak yang tersimpan.

Perubahan username tidak akan menghapus atau mengganti chat lama. Kontak yang sudah memiliki nomor pengguna tetap bisa menghubungi lewat jalur lama. Username hanya menjadi alternatif pencarian dan kontak, bukan pengganti nomor telepon sepenuhnya.

Apa yang Berubah bagi Pengguna?

Perubahan utama ada pada discoverability — cara orang lain menemukan dan menghubungi Anda. Saat ini, siapa pun yang memiliki nomor HP Anda bisa langsung mengirim pesan. Dengan username, pengguna bisa memilih siapa yang bisa menemukan mereka berdasarkan username, tanpa harus membuka akses lewat nomor telepon.

Fitur ini sangat relevan untuk pengguna yang sering membagikan kontak di forum publik, grup diskusi, atau platform e-commerce. Risiko nomor HP disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab bisa ditekan secara signifikan.

Kapan Tersedia untuk Semua Pengguna?

Meta belum memberikan tanggal pasti peluncuran global. Berdasarkan pola perilisan fitur sebelumnya — seperti disappearing messages dan communities — fase uji coba biasanya berlangsung 6–12 bulan sebelum dirilis ke publik. Jika uji coba berjalan lancar, pengguna Indonesia bisa mengakses fitur ini pada paruh kedua 2026.

Untuk pengguna yang ingin mencoba lebih awal, bergabung dengan program beta WhatsApp di Google Play Store atau TestFlight adalah satu-satunya cara saat ini. Namun, perlu dicatat bahwa fitur masih dalam tahap pengembangan — antarmuka dan nama menu bisa berubah sebelum rilis final.

Dengan kehadiran username, WhatsApp mengikuti jejak Telegram dan Signal yang sudah lebih dulu menerapkan sistem serupa. Pertanyaannya sekarang: seberapa cepat Meta bisa membawa fitur ini ke 2 miliar pengguna aktifnya — termasuk mayoritas pengguna ponsel di Indonesia.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: gadgets360.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top