Tri Adhianto Dapat Mandat Tekan Kemiskinan dan Pengangguran Bekasi

Penulis: Prayoga Santana  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44:01 WIB
Tri Adhianto menerima mandat menurunkan kemiskinan dan pengangguran di Bekasi.

BEKASI — Penyerahan Surat Keputusan kepengurusan DPC PDI Perjuangan Bekasi periode 2025–2030 dilaksanakan di Aston Imperial Hotel Bekasi. Dalam kesempatan itu, Ono Surono, yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar, menguraikan tiga target ekonomi konkret untuk Tri Adhianto selama memimpin partai dan mendampingi penugasan Wali Kota.

Kemiskinan, Pengangguran, dan Rumah Tidak Layak Jadi Target Utama

"Sebagai Ketua DPC sekaligus Wali Kota, Pak Tri punya tanggung jawab besar. Angka kemiskinan dan pengangguran harus turun, serta tidak boleh ada lagi rumah tidak layak huni di Bekasi. Ini adalah penugasan nyata dari partai," tegas Ono Surono.

Ketiga prioritas itu sejalan dengan visi kelompok PDI Perjuangan tentang transformasi sosial ekonomi. Ono mendasarkan mandat pada prinsip bahwa posisi pimpinan seharusnya membawa perubahan terukur bagi rakyat, bukan sekedar prestise kekuasaan. Penekanan pada ketiga sektor — ketenagakerjaan, kemiskinan, dan perumahan — mencerminkan isu-isu yang dianggap paling mendesak di Kota Bekasi saat ini.

Kekuasaan Harus Jadi Alat, Bukan Tujuan Akhir

Dalam arahannya, Ono mengutip pesan dari pimpinan pusat partai: "Kekuasaan bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah alat." Filosofi tersebut menjadi fondasi bagi Tri Adhianto untuk menjalankan peran ganda sebagai politisi dan eksekutif kota. Kekuasaan harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bekasi.

Legislator senior tersebut menegaskan bahwa jabatan politik di tingkat daerah tidak boleh berakhir pada simbol kekuasaan semata. Sebaliknya, kepemimpinan harus menghasilkan output nyata yang terukur dan dirasakan warga.

Penguatan Struktur Partai Hingga Tingkat Akar Rumput

Selain mandat ekonomi, Ono juga mengarahkan penguatan struktur organisasi partai. DPC PDI Perjuangan Bekasi disebut telah membentuk ranting di tingkat kelurahan. Langkah berikutnya adalah pembentukan anak ranting di tingkat RW untuk memperluas jangkauan basis partai.

"Mesin partai harus bergerak aktif dan dekat dengan masyarakat," ujar Ono. Strategi ini sejalan dengan pola pembangunan organisasi dari tingkat pusat hingga akar rumput, memastikan komunikasi dua arah antara pemimpin dan anggota grassroot untuk memperkuat mobilisasi dan program pendampingan masyarakat.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: ciremaitoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top