Kapolda Jabar Tindak Tegas Kelompok Hitam Perusak Fasilitas May Day

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:50:06 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan memantau langsung penanganan perusakan fasilitas publik saat May Day di Bandung.

Bandung — Irjen Pol Rudi Setiawan memastikan situasi keamanan tetap terkendali meski terjadi aksi perusakan oleh kelompok yang tidak dikenal identitasnya. Kapolda Jawa Barat ini langsung hadir di lapangan bersama Pemda dan Kodam III Siliwangi untuk melindungi masyarakat dan aset publik. Sebagian besar aksi berlangsung petang hari saat peringatan Hari Buruh Internasional.

Sebelumnya, pihak kepolisian mencatat aksi sah berlangsung di depan Gedung DPRD Jabar dan Jatinangor, dilakukan mahasiswa dari beberapa universitas, dan berakhir tertib pukul 17.00 WIB. Namun, kelompok berpakaian hitam dengan tutup muka yang membawa molotov menjadi masalah terpisah.

Kerusakan Fasilitas Publik Meluas

Kelompok yang belum teridentifikasi ini memulai dengan pembakaran banner, lalu meningkat ke perusakan infrastruktur penting. Lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik Pemprov Jabar dan Kota Bandung, hingga pos polisi di Tamansari menjadi sasaran kerusakan.

"Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran yang awalnya hanya banner tapi sampai merusak lampu lalu lintas, fasilitas CCTV Pemprov Jabar dan Kota Bandung, hingga merusak pos polisi di Tamansari, serta videotron," ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Kerusakan juga mencakup videotron dan berbagai peralatan lainnya. Aksi ini jelas merugikan pemerintah dan masyarakat yang terganggu layanan publik.

Sweeping dan Pengancaman Masyarakat

Kelompok hitam itu tidak hanya merusak fasilitas, tetapi juga melakukan aksi sweeping terhadap pengguna jalan. Tindakan ini menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam aksi apa pun.

"Bahaya sekali apa yang dilakukan mereka ini sampai merazia masyarakat pengguna jalan. Jelas, ini kelompok kriminal," jelas Kapolda Jabar. Meski polisi terus memberikan imbauan agar kelompok tersebut membubarkan diri sesuai prosedur operasional standar, imbauan tidak didengarkan.

Penangkapan dan Proses Hukum

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengumumkan bahwa beberapa pelaku perusakan telah diamankan. Pihak kepolisian akan memproses mereka berdasarkan pasal-pasal pidana yang relevan dengan tindakan mereka.

Rochmawan menyatakan belum bisa menyampaikan jumlah pasti tersangka yang ditangkap saat itu, namun polisi berkomitmen untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman. Setiap tersangka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kehadiran langsung Kapolda Jawa Barat menjadi sinyal keras bahwa tindak perusakan fasilitas publik dan pengancaman masyarakat tidak akan ditolerir. Operasi keamanan terus dilanjutkan untuk memastikan tidak ada lagi aksi sejenis.

Reporter: Redaksi
Back to top