Pencarian

MIND ID & ANTAM Genjot Hilirisasi Mineral, Kontribusi Negara Rp 92,56 T

Senin, 14 September 2026 • 14:47:01 WIB
MIND ID & ANTAM Genjot Hilirisasi Mineral, Kontribusi Negara Rp 92,56 T
MIND ID dan ANTAM memperkuat komitmen hilirisasi mineral nasional.

JAWA BARATJakarta — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan komitmennya mendorong hilirisasi mineral nasional. Bagi kedua perusahaan pelat merah ini, kekayaan mineral Indonesia tidak seharusnya berhenti sebagai komoditas yang diambil dari dalam bumi.

Corporate Secretary ANTAM Wisnu Danandi Haryanto menyebut perjalanan mineral tidak semestinya berakhir ketika sumber daya tersebut berhasil ditambang. Nilai sesungguhnya justru tercipta ketika mineral mampu diolah lebih lanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Dari Tambang ke Industri: Rantai Nilai yang Diperkuat

Wisnu menjelaskan, bagi ANTAM setiap mineral memiliki perjalanan mulai dari mine, kemudian diolah menjadi value, dan pada akhirnya harus memberikan meaning.

"Artinya, sumber daya mineral Indonesia harus mampu mendorong industri dan perekonomian, membuka peluang bagi masyarakat, sekaligus tetap dikelola dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan," kata Wisnu melalui keterangan resmi, Senin (14/9).

Menurutnya, hilirisasi bukan hanya soal membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian. Yang tak kalah penting adalah bagaimana sumber daya alam dapat menciptakan manfaat ekonomi lebih besar di dalam negeri.

Mineral yang sebelumnya bernilai terbatas dapat diolah menjadi produk yang mendukung industri strategis, menarik investasi, mendorong transfer teknologi, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Bauksit hingga Nikel: Contoh Nyata Hilirisasi

Transformasi itu terlihat pada komoditas bauksit dan nikel. Lewat rantai hilirisasi, bauksit dapat diolah menjadi alumina hingga aluminium yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan menjadi bahan baku berbagai sektor industri.

Sementara nikel dikembangkan lebih lanjut menjadi produk bernilai tambah yang mendukung penguatan industri nasional, termasuk ekosistem baterai kendaraan listrik.

Hilirisasi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Berkembangnya industri pengolahan mineral turut mendorong tumbuhnya rantai pasok baru, investasi, transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga hadirnya industri pendukung di sekitar wilayah pengembangan.

"Ukuran keberhasilan pertambangan bukan hanya apa yang dapat dihasilkan hari ini, tetapi juga manfaat yang dapat kita tinggalkan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang," ujar Wisnu.

Kontribusi MIND ID ke Negara Capai Rp 92,56 Triliun

Sebagai holding industri pertambangan, MIND ID terus mendorong hilirisasi sebagai instrumen strategis untuk memastikan kekayaan mineral Indonesia memberi nilai tambah yang semakin besar di dalam negeri.

Department Head Corporate Communication MIND ID Pratiwa Dyatmika menegaskan, penguatan hilirisasi menjadi bagian penting dalam membangun industri nasional yang semakin kuat dan mandiri.

"Hilirisasi menjadi bagian penting untuk memastikan sumber daya mineral Indonesia memberikan nilai tambah yang semakin besar di dalam negeri. Pertambangan bukan hanya mengenai komoditas yang dihasilkan, tetapi bagaimana kekayaan mineral tersebut dapat memperkuat industri, mendukung kemandirian nasional, serta memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Pratiwa.

Penguatan nilai tambah melalui hilirisasi turut menopang kinerja Grup MIND ID. Sepanjang 2025, Grup MIND ID membukukan pendapatan Rp 159,46 triliun serta memberikan kontribusi kepada negara melalui pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen sebesar Rp 92,56 triliun.

Angka itu menunjukkan posisi MIND ID sebagai salah satu penyumbang terbesar penerimaan negara dari sektor minerba, di tengah dorongan pemerintah agar industri hilirisasi terus diperdalam.

Reklamasi 7.800 Hektare dan 7,48 Juta Pohon

Transformasi industri pertambangan tidak hanya diarahkan untuk menciptakan nilai ekonomi. Aspek sosial dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Hingga 2025, Grup MIND ID menanam lebih dari 7,48 juta pohon dan mereklamasi lebih dari 7.800 hektare lahan. Langkah ini menjadi penanda bahwa hilirisasi di sektor mineral diarahkan tidak hanya untuk mengejar output, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar wilayah tambang.

Melalui hilirisasi dan pengelolaan pertambangan yang berkelanjutan, sumber daya mineral Indonesia dapat bergerak dari sekadar hasil tambang menjadi penggerak industri, pencipta nilai tambah, serta fondasi bagi Indonesia yang semakin mandiri dan berdaya saing.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks