PURWAKARTA — Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat kini menjelma sebagai primadona baru destinasi wisata. Meski belum setenar Bandung, daerah ini menyimpan pesona alam dan budaya yang khas. Suasana tenang yang ditawarkan menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat dari rutinitas harian.
Pilihannya beragam: wisata air, petualangan alam, hingga edukasi budaya. Setiap lokasi memiliki daya tarik yang sayang untuk dilewatkan. Berikut 19 tempat wisata di Purwakarta yang sedang naik daun dan direkomendasikan untuk dikunjungi.
Perjalanan ke Purwakarta tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya. Sate Maranggi Haji Yetty di Cibungur menjadi tujuan kuliner yang paling banyak dicari. Warung yang berdiri sejak 1985 ini selalu ramai, bahkan banyak pengunjung sengaja keluar dari jalan tol untuk mampir. Pada periode libur besar, penjualan daging di tempat ini bisa mencapai 2 ton; di hari biasa, sekitar 400 kilogram.
Setelah puas menikmati kuliner, beralihlah ke keajaiban rekayasa manusia: Waduk Jatiluhur. Awalnya dibangun untuk irigasi, pembangkit listrik, budidaya ikan, dan pasokan air bersih, waduk ini kemudian dikembangkan sebagai destinasi rekreasi. Hanya berjarak 9 km dari pusat kota, pengunjung dapat menikmati hamparan perbukitan hijau dengan tiket masuk sekitar Rp20.000 per orang.
Masih di kategori wisata air, Waduk Cirata menawarkan pesona yang tak kalah menarik. Berlokasi di Desa Margalaksana, Cipeundeuy, genangan airnya membentang hingga tiga kabupaten: Bandung, Purwakarta, dan Cianjur. Sepanjang perjalanan menuju waduk, terdapat sejumlah warung yang menyajikan ikan bakar dan nasi liwet khas daerah tersebut.
Bagi pengguna kereta, Stasiun Purwakarta di Nagri Tengah menyimpan keunikan tersendiri. Bangunan bergaya arsitektur kolonial ini masih mempertahankan keasliannya. Daya tarik utamanya adalah tumpukan bangkai kereta api non-aktif setinggi sekitar 7 meter yang menjadi latar foto retro favorit. Akses ke area ini tidak bebas, sehingga pengunjung disarankan meminta izin terlebih dahulu.
Para pecinta alam bisa menguji adrenalin di Gunung Lembu. Jalur pendakiannya cukup terjal dan cocok untuk orang dewasa dengan fisik prima. Dari puncaknya, pengunjung disuguhi panorama Kota Purwakarta dan Waduk Jatiluhur dari ketinggian. Waktu terbaik berkunjung adalah menjelang sore untuk menikmati momen matahari terbenam.
Alternatif pendakian lain ada di Gunung Bongkok yang justru terkenal sebagai spot terbaik melihat matahari terbit. Dengan ketinggian kurang dari 1.000 mdpl, gunung ini relatif mudah didaki, termasuk bagi pemula. Di puncak, terdapat dua area utama—Puncak Datar dan Puncak Batu Tumpuk—yang menyajikan pemandangan Gunung Parang dan Waduk Jatiluhur.
Bagi yang mencari tantangan lebih ekstrem, Gunung Parang di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, menyediakan kegiatan seperti hammock di ketinggian dan rappelling. Tersedia juga area khusus bernama Badega Parang untuk penggemar panjat tebing. Besi penunjang yang sudah terpasang membuatnya aman bagi non-pendaki profesional.
Jika ingin merasakan suasana hutan pinus, Pasir Langlang Panyawangan di Desa Pasir Muncang, Kecamatan Kiarapedes, adalah pilihan tepat. Dengan tiket masuk sekitar Rp5.000, pengunjung bisa menikmati udara sejuk. Dari sini, berjalan sekitar satu jam menuju Curug Cimanah Rasa.
Purwakarta juga kaya akan wisata sejarah. Gua Jepang dibangun dengan sistem kerja paksa pada masa pendudukan Jepang. Awalnya, gua ini digunakan untuk menyimpan persenjataan dan pusat komunikasi radio militer. Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat Gua Belanda yang dibangun pada 1941 sebagai terowongan penghubung PLTA Bengkok dan kemudian menjadi stasiun radio militer.
Memasuki wisata perkotaan, Taman Air Mancur Sri Baduga di Jalan K.K. Singawinata, Nagri Kidul, menampilkan pertunjukan air mancur menari dengan teknologi sinar laser. Taman ini gratis dikunjungi setiap hari. Pertunjukan spektakulernya hanya tersedia setiap malam minggu.
Para penggemar air terjun akan dimanjakan oleh tiga pilihan curug yang menarik. Curug Tilu di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, mulai dibuka pada 2016. Namanya berasal dari bahasa Sunda yang berarti tiga, merujuk pada jumlah aliran di masa lalu. Tiket masuknya sekitar Rp7.500 per orang, dan sewa ban Rp5.000. Curug Cipurut dengan ketinggian sekitar 25 meter berada di kawasan Cagar Alam Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Cileungsing, Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa. Biaya masuknya Rp7.500 per orang, biaya berkemah Rp15.000, dan parkir motor Rp5.000. Sementara Curug Suhada di Desa Sindanglaya, Kecamatan Sukatani, menawarkan kolam alami tanpa biaya tiket masuk—pengunjung hanya membayar parkir.
Keindahan alam tersembunyi lainnya ada di Sungai Cidomas, di kaki Gunung Burangrang, Kampung Cidomas RT 01/RW 01, Desa Babakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes. Airnya yang jernih dan udaranya yang sejuk menjadikan tempat ini ideal untuk berenang dan bersantai.
Untuk pengalaman edukatif, Bale Indung Rahayu di Gg. Tj. II No.10, Nagri Tengah, adalah museum unik yang mengangkat peran ibu. Dengan memadukan estetika dan teknologi digital, museum gratis ini menyajikan koleksi seni, foto, permainan tradisional seperti congklak, miniatur rumah adat Sunda, serta alat musik dan kuliner khas Sunda. Pecinta budaya juga wajib mampir ke Galeri Wayang di Kompleks Pemda Purwakarta, Nagri Kidul. Galeri ini memamerkan berbagai wayang Nusantara dan memberikan kesempatan untuk memainkan wayang secara interaktif.
Bagi liburan keluarga, Cikao Park yang dibuka sejak 2014 menawarkan waterpark dengan kolam ombak, taman satwa, serta wahana edukatif seperti Rumah Ilusi. Tiket masuk hari biasa mulai dari Rp20.000, tiket waterpark Rp30.000, dan menjadi Rp50.000 pada akhir pekan. Destinasi air terbesar, Anugerah Waterpark Bunder di Desa Cibening, Kecamatan Bungursari, resmi dibuka pada 6 Desember 2021. Tempat ini memiliki empat kolam renang, seluncuran air, dan wahana flying fox. Terakhir, Taman Panca Warna di Jalan Ganda Negara, Nagri Kidul, menawarkan keindahan bunga berwarna-warni, kolam air mancur, dan fasilitas Wi-Fi gratis untuk bersantai.
Purwakarta menghadirkan berbagai tempat wisata yang sedang hits, sempurna untuk liburan seru sambil menikmati alam, kuliner, dan pengalaman unik.