CIAMIS — Pemkab Ciamis memastikan layanan kesehatan dan gizi balita di posyandu berjalan sesuai standar. Wujudnya terlihat dalam monitoring pemberian Vitamin A di Posyandu Melati, Jalan Ciptomangunkusumo, Lingkungan Desa Kolot, Pakuncen, Ciamis, Senin (24/8/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Pemantauan menyasar pelayanan balita sekaligus pembinaan posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Perhatian khusus diberikan pada pemberian kapsul Vitamin A dan obat cacing sesuai ketentuan kesehatan.
Program ini merupakan bagian dari Intervensi Serentak Upaya Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) di Jawa Barat. Pemerintah ingin memastikan ibu hamil dan balita di Ciamis mendapatkan pelayanan setara dengan kabupaten/kota lain di provinsi tersebut.
Selain pemberian suplemen, pendataan status gizi balita menjadi sorotan utama. Data ini krusial sebagai dasar penyusunan program kesehatan berikutnya. Tujuannya jelas: mengidentifikasi kasus kurang gizi secara dini.
Kehadiran Diskominfo Ciamis menegaskan bahwa penanganan kesehatan balita tidak bisa dilakukan sektor kesehatan sendirian. Peran mereka melampaui penyampaian informasi pemerintahan. Mereka memastikan pesan kesehatan dapat dipahami masyarakat luas.
DWP Diskominfo Ciamis turut mendukung edukasi mengenai pemanfaatan posyandu, kebutuhan gizi, serta tumbuh kembang anak. Informasi tentang manfaat Vitamin A dan pencegahan stunting disampaikan dengan bahasa sederhana kepada keluarga.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mempercepat penurunan angka stunting di Ciamis. Ketahanan kesehatan keluarga pun diperkuat sejak usia dini.