Polresta Bandung Dampingi Perawatan Anak 9 Tahun Korban Gigitan Pitbull di Arjasari, Luka di Kepala dan Telinga

Penulis: Ridho Pratama  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 21:36:31 WIB
Polresta Bandung mendampingi perawatan anak sembilan tahun korban gigitan pitbull di Arjasari yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Welas Asih.

Polresta Bandung memastikan pendampingan penuh terhadap anak perempuan berusia sembilan tahun yang menjadi korban serangan anjing pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban berinisial BIAK tersebut masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Welas Asih akibat luka gigitan di bagian kepala dan telinga.

BANDUNG — Polresta Bandung memastikan pendampingan penuh terhadap anak perempuan berusia sembilan tahun yang menjadi korban serangan anjing pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban berinisial BIAK tersebut masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Welas Asih akibat luka gigitan di bagian kepala dan telinga.

Kapolsek Pameungpeuk Polresta Bandung AKP Asep Dedi membenarkan bahwa korban masih mendapatkan perawatan medis serius. Pihak kepolisian tidak hanya mengawal proses pengobatan, tetapi juga mendampingi keluarga korban saat menjalani pengambilan vaksin di Puskesmas Ciparay.

"Betul, kini korban masih dirawat di Rumah Sakit Welas Asih," kata Asep di Bandung, Senin.

Kronologi Serangan Saat Korban Bermain di Luar Rumah

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (23/8) sekitar pukul 17.08 WIB. Saat itu, korban sedang asyik bermain di luar rumahnya di kawasan perumahan Grand Cendana Residence.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, anjing peliharaan milik warga bernama Firmansyah tiba-tiba terlepas dari patok pengikatnya. Hewan tersebut sedang dijemur oleh pemiliknya sebelum akhirnya lepas dan masuk ke area kompleks perumahan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak memberikan pertolongan pertama. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh orang tuanya bersama pemilik anjing untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Polisi Periksa Saksi dan Pemilik Anjing

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak untuk mendalami kronologi kejadian secara utuh. Penyidikan difokuskan pada bagaimana anjing tersebut bisa terlepas dan apakah pemiliknya telah memenuhi kewajiban pengawasan terhadap hewan peliharaannya.

"Saat ini penanganan terhadap korban masih dilakukan dan kami berkoordinasi dengan keluarga," ujar Asep.

Polisi juga tengah menentukan langkah hukum selanjutnya yang akan diambil terhadap pemilik anjing. Hal ini menyangkut tanggung jawab atas insiden yang menimpa anak di bawah umur tersebut.

Perawatan Intensif dan Dukungan Psikologis Korban

Kondisi korban yang masih menjalani perawatan intensif menjadi prioritas utama aparat. Luka gigitan di area kepala dan telinga membutuhkan penanganan medis berkelanjutan untuk mencegah infeksi serta memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Pendampingan dari anggota Polsek Pameungpeuk tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memastikan akses korban terhadap layanan kesehatan, termasuk vaksinasi rabies di Puskesmas Ciparay, berjalan lancar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga yang memelihara anjing dengan kategori agresif untuk lebih berhati-hati. Pengawasan ketat terhadap hewan peliharaan menjadi kewajiban mutlak agar kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Kabupaten Bandung.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top