BOGOR — Kawasan Puncak, yang selama ini identik dengan kemacetan parah di akhir pekan, tengah disiapkan memiliki moda transportasi baru. Pemkab Bogor serius mengkaji pembangunan kereta gantung yang akan menghubungkan sejumlah titik strategis di kawasan wisata tersebut.
Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, rencana ini merupakan arahan langsung dari Bupati Bogor Rudy Susmanto. Kehadiran kereta gantung diharapkan mampu menjadi alternatif transportasi bagi warga dan wisatawan, sekaligus mengurangi tekanan kendaraan di jalur Puncak.
Ajat menegaskan bahwa proyek ini masih berada dalam tahap studi awal. Pihaknya perlu memastikan berbagai aspek teknis dan tata kelola sebelum pembangunan dimulai.
"Rencana ini masih memerlukan kajian komprehensif, baik dari sisi teknis, keselamatan, lingkungan, tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi moda transportasi maupun kelayakan investasinya," kata Ajat dalam keterangan resmi, baru-baru ini.
Beberapa poin yang menjadi perhatian utama dalam kajian tersebut meliputi penentuan trase atau jalur, kapasitas angkutan, hingga potensi dampak terhadap lingkungan sekitar.
Pengembangan kereta gantung ini tidak hanya dimaksudkan sebagai solusi transportasi. Pemkab Bogor juga melihat peluang besar di sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan.
"Selain fungsi transportasi, kereta gantung diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal, termasuk UMKM dan destinasi wisata di kawasan Puncak," ujarnya.
Dengan adanya moda transportasi berbasis kabel ini, mobilitas wisatawan antar titik wisata di Puncak diharapkan lebih mudah. Hal ini berpotensi meningkatkan kunjungan dan memperpanjang durasi tinggal wisatawan, yang pada akhirnya menggerakkan roda ekonomi warga setempat.
Rencana kereta gantung ini merupakan bagian dari paket besar pengembangan transportasi di Kabupaten Bogor. Sebelumnya, Pemkab juga tengah menyiapkan pengembangan transportasi berbasis bus listrik.
Kedua moda transportasi tersebut nantinya diharapkan saling terintegrasi. Penataan kawasan wisata Puncak pun diharapkan menjadi lebih terpadu dan berkelanjutan, bukan hanya sekadar solusi jangka pendek untuk kemacetan.
"Rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak merupakan salah satu alternatif pengembangan transportasi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi tekanan lalu lintas di jalur Puncak," tambah Ajat.
Hingga saat ini, belum ada kepastian jadwal pelaksanaan proyek lantaran masih menunggu hasil kajian yang berjalan. Pemkab Bogor tampaknya berhati-hati memastikan proyek ini benar-benar layak sebelum menuangkan dalam rencana pembangunan daerah.