Googlebook Resmi Meluncur 15 September, ASUS dan Lenovo Jadi Mitra Hardware Pertama

Penulis: Okta Nugraha  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:10:12 WIB
Googlebook resmi diluncurkan pada 15 September di New York, dengan ASUS dan Lenovo sebagai mitra hardware pertama.

JAWA BARAT — Setelah berbulan-bulan muncul dalam berbagai bocoran, Google akhirnya mengonfirmasi tanggal resmi perkenalan Googlebook. Acara yang berlangsung di New York pada 15 September ini sekaligus menjadi panggung bagi sistem operasi anyar yang selama ini disebut Aluminum OS.

Keputusan ini menarik karena Google memilih jalur berbeda dari Chrome OS yang selama ini melekat di laptop buatannya. Googlebook akan mengusung Android technology stack dengan native codebase Android, menjadikannya perangkat hibrida antara ekosistem Android dan pengalaman khas Chrome OS.

Mengapa Google Beralih dari Chrome OS

Langkah ini menunjukkan ambisi Google untuk mempertemukan dua dunia: kekuatan aplikasi Android dengan format laptop. Pengguna tidak lagi harus memilih antara ekosistem Chrome OS yang ringan atau Android yang kaya aplikasi.

Aluminum OS sendiri masih nama sementara yang beredar dari rumor. Google belum mengumumkan nama resmi sistem operasi tersebut, dan acara 15 September kemungkinan menjadi momen penentu untuk menjawab spekulasi yang berkembang selama ini.

Glowbar Jadi Ciri Khas Seluruh Lini Googlebook

Di sisi perangkat keras, Google tidak bermain dengan satu model tunggal. Perusahaan menjanjikan Googlebook dalam berbagai bentuk dan ukuran dengan kelas hardware premium. Elemen desain bernama Glowbar akan menjadi pembeda di seluruh lini perangkat tersebut.

Bocoran desain dari beberapa perangkat sebelumnya sudah memperlihatkan elemen Glowbar, yang diprediksi menjadi identitas visual baru lini laptop Google. Pola ini mirip dengan pendekatan Google Pixel yang mengedepankan desain khas di setiap generasi.

Empat Mitra Hardware dan Jadwal Peluncuran

Untuk tahap awal, Google menggandeng empat partner hardware: ASUS, HP, Lenovo, dan Dell. Beberapa perangkat dari ASUS dan Lenovo bahkan sudah sempat terlihat melalui bocoran sebelum undangan resmi acara peluncuran dikirimkan ke media.

Dalam acara di New York tersebut, Google juga akan memberikan kesempatan bagi media untuk mencoba langsung Googlebook pertama, termasuk menjalankan benchmark dan berbagai pengujian performa. Ini menjadi sinyal bahwa Google cukup percaya diri dengan kesiapan perangkat dan sistem operasinya.

Dampak untuk Pasar Laptop Indonesia

Masuknya ASUS, Lenovo, dan HP sebagai mitra awal menjadi kabar baik bagi pengguna Indonesia. Ketiga vendor tersebut memiliki penetrasi pasar yang kuat di Tanah Air, terutama di segmen laptop konsumen dan bisnis.

Kehadiran Googlebook dengan basis Android juga berpotensi mengubah kebiasaan pengguna yang selama ini memisahkan perangkat Android dan laptop. Jika eksekusinya mulus, pengguna bisa mendapatkan pengalaman aplikasi Android di layar besar tanpa kompromi.

Tanggal 15 September akan menjadi titik penting untuk menilai apakah Android benar-benar bisa menjadi fondasi baru Google untuk laptop. Yang paling ditunggu bukan sekadar bentuk fisik Googlebook, tetapi pengalaman menggunakan laptop dengan sistem operasi baru yang dibangun dari Android.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top