KABUPATEN BEKASI — Tim relawan pemenangan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Desa Kedung Pengawas Periode 2026-2034 ini turun langsung ke tengah warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Bagi sebagian besar masyarakat, air bersih seolah tersedia dengan mudah hanya dengan membuka keran, namun tidak bagi warga di desa tersebut.
Krisis air bersih yang melanda membuat warga harus berjuang dan menunggu dengan sabar untuk mendapatkan air. Tim BRANI menilai bantuan air bersih yang mereka salurkan hanyalah solusi jangka pendek dari persoalan yang lebih besar.
Darif, warga RT.19 RW.06 Desa Kedung Pengawas, mengungkapkan bahwa dampak kekeringan yang berkepanjangan membuat mesin air di rumahnya ikut rusak. Ia juga menyebut jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum menjangkau wilayah tempat tinggalnya.
Kondisi ini memaksa warga untuk bergantung pada bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari tim relawan yang aktif melakukan aksi tanggap darurat dan bantuan kemanusiaan.
Koordinator Lapangan Tim BRANI, Khoirudin, yang akrab disapa Bang Jawir, mengatakan bahwa menjaga ketersediaan air bukanlah tanggung jawab satu pihak saja. Menurutnya, segala upaya harus dimulai dari kesadaran diri sendiri, tumbuh melalui kepedulian sesama, dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
"Nilai inilah yang menggerakkan kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat, guna memenuhi kebutuhan dasar air bersih," ungkapnya kepada para awak media.
Tim BRANI pun berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera mencari solusi agar kemarau dan kekeringan air tidak berkepanjangan. "Kami juga berharap kepada pihak pemerintah setempat, khususnya Pemerintah Kabupaten Bekasi agar segera mencari solusinya agar kemarau kekeringan air ini tidak berkepanjangan," tegas Marulloh.
Mengatasi krisis air bersih di wilayah ini membutuhkan langkah yang lebih mendalam, tidak sekadar menunggu turunnya hujan. Persoalan ini menuntut peningkatan kesadaran, pemahaman terhadap akar permasalahan, serta gerakan nyata bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat.
Penyaluran air bersih oleh Tim BRANI di Kampung Blendung menjadi salah satu upaya nyata yang dilakukan untuk meringankan beban warga di tengah kondisi sulit. Namun, solusi jangka panjang tetap dinantikan warga agar mereka tidak lagi bergantung pada bantuan setiap kali musim kemarau tiba.