Pencarian

BI Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Level 5,75 Persen pada RDG Agustus, Ini Pertimbangan Utamanya

Rabu, 19 Agustus 2026 • 09:04:31 WIB
BI Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Level 5,75 Persen pada RDG Agustus, Ini Pertimbangan Utamanya
Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menyampaikan proyeksi suku bunga BI dalam Laporan Seri Analisis Makroekonomi RDG BI Agustus 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

JAWA BARAT — Ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky, menilai ruang bagi BI untuk mempertahankan suku bunga masih terbuka lebar. Tekanan eksternal mereda sementara, termasuk tensi geopolitik di Timur Tengah yang cenderung terkontrol. Dengan demikian, fokus kebijakan saat ini lebih diarahkan pada penguatan stabilitas nilai tukar rupiah.

Alasan BI Perlu Menjaga Ruang Gerak Kebijakan

"Bank Indonesia sebaiknya menahan suku bunga acuannya di 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur mendatang guna menjaga ruang gerak untuk menaikkan suku bunga acuan di masa mendatang," kata Riefky dalam Laporan Seri Analisis Makroekonomi RDG BI Agustus 2026, Rabu (19/8/2026).

Menurut Riefky, fleksibilitas menjadi krusial apabila BI membutuhkan penyesuaian suku bunga di masa mendatang. Keputusan menahan suku bunga saat ini adalah langkah antisipatif yang bijak, bukan sekadar mempertahankan status quo.

Inflasi Melandai, Namun Waspada Risiko El Nino

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan Indonesia melandai ke 2,28 persen pada Juli 2026. Angka ini turun cukup dalam dari posisi Juni 2026 yang tercatat 3,34 persen.

Meski tren inflasi melambat, Riefky mengingatkan adanya potensi eskalasi harga dalam beberapa bulan ke depan. Faktor pemicunya adalah menguatnya fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu pasokan pangan dan mendorong kenaikan harga.

Proyeksi Dampak bagi Pasar dan Pelaku Usaha

Keputusan BI menahan suku bunga memberikan sinyal stabilitas bagi pasar keuangan. Bagi pelaku usaha, suku bunga yang stabil berarti biaya pendanaan tidak berubah signifikan dalam jangka pendek. Sementara bagi investor, kebijakan ini memberikan kepastian di tengah fluktuasi ekonomi global.

Dengan inflasi yang terkendali dan suku bunga yang stabil, daya beli masyarakat diperkirakan tetap terjaga. Namun, pemerintah dan BI perlu mencermati dampak El Nino terhadap ketahanan pangan nasional yang bisa menjadi tekanan inflasi baru pada kuartal berikutnya.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks