GARUT — Langit kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, berubah menjadi galeri raksasa berisi aneka layang-layang dari berbagai bentuk dan ukuran. Garut International Kite Festival 2026 yang digelar selama lima hari, 29 Juli hingga 2 Agustus, menghadirkan peserta dari 13 negara serta komunitas pelayang dari sejumlah provinsi di Indonesia.
Peserta mancanegara yang tercatat ambil bagian berasal dari Malaysia, Swedia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Singapura, Belgia, Italia, Perancis, China, Swiss, dan Filipina. Selain itu, komunitas layang-layang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Bali, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, dan Yogyakarta turut memeriahkan ajang internasional ini.
Salah seorang peserta asal Malaysia, Rashid Alhaj, mengaku sengaja datang ke Garut untuk merasakan sensasi menerbangkan layang-layang di kawasan pegunungan. Ia menyebut pengalaman ini menjadi yang pertama bagi rombongannya.
"Persepsi saya pada kegiatan di Garut ini ingin mencoba suasana melayangkan layang-layang di pegunungan. Karena ini pertama bagi kami," ujar Rashid.
Pantauan di lokasi, para pelayang mancanegara sudah mulai menerbangkan layang-layang mereka sejak hari pertama. Berbagai bentuk dan ukuran layang-layang tampak menghiasi langit Cisurupan yang dikelilingi hamparan perkebunan dan udara pegunungan yang sejuk.
Festival ini tidak hanya menyuguhkan atraksi menerbangkan layang-layang. Panitia menyiapkan beragam hiburan pendukung seperti pertunjukan seni budaya, musik live, dan berbagai perlombaan untuk pengunjung.
Sebanyak 150 stan turut didirikan di area festival, menawarkan kuliner, minuman, dan produk UMKM lokal. Kehadiran stan-stan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga sekitar selama lima hari penyelenggaraan.
Panitia Garut International Kite Festival, Nurdin Soleh Hidayat, menyebut antusiasme masyarakat yang datang ke lokasi cukup tinggi sejak awal acara. Ia memastikan para peserta dari luar negeri telah tiba dan langsung unjuk kebolehan.
"Alhamdulillah para pengunjung cukup antusias datang ke sini. Para pelayang dari luar negeri pun sudah hadir di sini dan sudah menerbangkan layang-layang mereka," kata Nurdin.
Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas layang-layang internasional, kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata Kabupaten Garut. Event bertaraf internasional seperti ini dinilai strategis untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke kawasan Papandayan dan sekitarnya.