Kecelakaan Maut Tol Cipularang KM 85: Pikap D 8531 PC Tabrak Kendaraan di Lajur 1, Dua Warga Sumedang Tewas

Penulis: Prayoga Santana  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 17:28:32 WIB
Dua penumpang pikap D 8531 PC tewas setelah kendaraannya menabrak kendaraan lain di Tol Cipularang KM 85 B, Purwakarta, Jumat dini hari.

PURWAKARTA — Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipularang KM 85 B arah Bandung menuju Jakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat dini hari. Sebuah mobil pikap bernomor polisi D 8531 PC menabrak kendaraan lain yang berada di depannya, mengakibatkan dua orang penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono membenarkan peristiwa tersebut. Kedua korban diketahui berinisial IM dan NM, yang masing-masing berperan sebagai pengemudi dan penumpang pikap. Jenazah keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Diduga Sopir Mengantuk Saat Melaju di Lajur 1

Berdasarkan keterangan sementara petugas di lapangan, kecelakaan terjadi ketika pikap yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta itu tiba-tiba menabrak kendaraan di depannya. "Diduga pengemudi mengantuk dan kurang antisipasi, sehingga menabrak kendaraan yang ada di depannya di lajur 1," kata Joko saat dikonfirmasi di Bandung.

Dampak benturan cukup keras membuat kedua korban mengalami luka berat dan tidak tertolong. Tim gabungan dari PJR Induk Cipularang, petugas derek, serta armada penyelamat diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari operator jalan tol untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Kendaraan yang Ditabrak Kabur Tinggalkan Lokasi

Satu hal yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi penyidik adalah identitas kendaraan yang ditabrak oleh pikap nahas tersebut. Kendaraan itu disebutkan langsung melanjutkan perjalanan setelah insiden terjadi, sehingga hingga saat ini belum diketahui identitas pengemudinya.

Petugas masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dan mencari informasi mengenai kendaraan yang terlibat. Masyarakat yang memiliki informasi atau rekaman dashboard camera (dashcam) di sekitar lokasi dan waktu kejadian diimbau untuk melapor kepada pihak kepolisian guna mempercepat proses penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya berkendara dalam kondisi mengantuk, terutama di jalan tol yang cenderung monoton. Konsentrasi yang menurun dapat berakibat fatal, tidak hanya bagi pengemudi dan penumpang, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top