Gempa M 4,9 Guncang Sukabumi, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Jalur KA Siliwangi Aman dan Laik Dilalui

Penulis: Ridho Pratama  •  Senin, 20 Juli 2026 | 10:24:01 WIB
Petugas KAI Daop 2 Bandung memeriksa jalur rel di lintas Cibeber–Gandasoli pascagempa M 4,9 di Sukabumi, Minggu (19/7).

CIANJUR — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya tetap aman pascagempa bumi magnitudo 4,9 yang mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. Getaran gempa dirasakan di lintas Cibeber–Gandasoli, tepat saat KA Siliwangi (343) relasi Cipatat–Sukabumi hendak memasuki Stasiun Cibeber, Cianjur, pada Minggu (19/7) petang.

Prosedur Keselamatan Diterapkan Begitu Gempa Terjadi

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama perusahaan dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana alam. Sesuai prosedur, perjalanan KA Siliwangi tidak langsung dilanjutkan setelah tiba di Stasiun Cibeber.

"Setiap kali terjadi gempa bumi yang berpotensi mempengaruhi jalur kereta api, KAI akan segera menerapkan prosedur tanggap darurat dengan menghentikan sementara perjalanan kereta pada lintas yang terdampak untuk dilakukan inspeksi oleh petugas prasarana," kata Kuswardojo saat dihubungi.

Inspeksi Prasarana: Rel, Jembatan, hingga Terowongan Dipastikan Aman

Petugas KAI Daop 2 Bandung segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana perkeretaapian di lintas terdampak. Pemeriksaan meliputi jalur rel, jembatan, terowongan, serta fasilitas pendukung operasional lainnya.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh prasarana di lintas Cibeber–Gandasoli dalam kondisi aman dan tidak terdapat kerusakan akibat gempa," ujar Kuswardojo.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di 83 kilometer selatan Kabupaten Sukabumi pada koordinat 7,73 LS – 106,53 BT dengan kedalaman 23 kilometer.

KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Terlambat 19 Menit

Setelah dipastikan tidak ada gangguan maupun kerusakan pada prasarana, perjalanan KA Siliwangi kembali diberangkatkan dari Stasiun Cibeber menuju Stasiun Sukabumi. Meski demikian, perjalanan mengalami keterlambatan selama 19 menit dari jadwal keberangkatan semula.

Kuswardojo menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional sebagai langkah antisipatif sebelum perjalanan kereta api kembali dilanjutkan. Keselamatan pelanggan, awak sarana, dan operasional kereta api tetap menjadi prioritas utama PT KAI dalam setiap kondisi darurat.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top