PLN UPT Cirebon Dorong 37 UMKM Karyamulya Naik Kelas Lewat Program TJSL, Kantin KUBE Jadi Andalan Perluas Pasar

Penulis: Taufik Rahman  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 22:33:01 WIB
Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, menyampaikan program TJSL Permata Usaha Karyamulya saat mengunjungi Kantin KUBE Boga Karyamulya di Cirebon, Senin (13/7/2026).

CIREBON — Sebanyak 37 pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Boga Karyamulya kini mulai merasakan dampak nyata dari pendampingan yang diberikan PLN UPT Cirebon. Program TJSL Permata Usaha Karyamulya dirancang untuk mengubah pola usaha mereka dari yang semula berjalan sendiri-sendiri menjadi kolektif dan profesional.

Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat, bukan sekadar menyediakan listrik yang andal.

"PLN hadir tidak hanya untuk memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga ingin tumbuh bersama masyarakat. Melalui Program TJSL Permata Usaha Karyamulya, kami berupaya membangun UMKM yang lebih mandiri, berdaya saing, dan memiliki akses pasar yang lebih luas," ujar Andi Setiawan dalam keterangan resmi, Senin (13/7/2026).

Dari Pelatihan hingga Kantin KUBE

Pendampingan yang diberikan tidak setengah-setengah. PLN menghadirkan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital, serta memberikan dukungan peralatan packaging dan branding produk. Para anggota KUBE juga difasilitasi untuk mengikuti bazar dan pameran guna memperluas jangkauan pasar.

Salah satu terobosan yang dianggap paling efektif adalah revitalisasi Kantin KUBE Boga Karyamulya yang berlokasi tepat di depan Kantor PLN UPT Cirebon. Kantin ini menjadi sarana promosi sekaligus tempat transaksi langsung yang membantu anggota meningkatkan omzet penjualan.

Legalitas Usaha Jadi Prioritas

Program ini juga mendorong para pelaku UMKM untuk mengurus legalitas usaha secara lengkap. Kini, mereka semakin terdorong mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, dan PIRT sebagai bekal untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurut Andi, perubahan pola pikir dari individu menjadi kolektif adalah capaian paling mendasar. "Kami berharap program ini mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," tambahnya.

Kolaborasi Multipihak

Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. PLN menggandeng PLN Peduli, Human Initiative, Rumah BUMN Cirebon, Pemerintah Kota Cirebon, DKUKMPP Kota Cirebon, Dinas Kesehatan, Kecamatan Kesambi, Kelurahan Karyamulya, perguruan tinggi, hingga mitra promosi UMKM.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah menegaskan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat. "PLN percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: bogor-kita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top