SUKABUMI — Isak tangis haru bercampur syukur mewarnai penyambutan kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi, Selasa dini hari. Namun di tengah kebahagiaan itu, satu kabar duka menyayat hati: seorang jemaah, Haji Atjeng bin Mamat, meninggal dunia di Makkah.
Kepala Kemenag Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, mengonfirmasi bahwa selain wafatnya Haji Atjeng, dua jemaah lansia lainnya mengalami penurunan kondisi kesehatan begitu pesawat mendarat. Mereka adalah Haji Nanang asal Kecamatan Ciambar dan Ibu Haji Kakar asal Kecamatan Lengkong.
"Hari ini juga ada dua jemaah yang langsung dijemput petugas kesehatan di bandara karena kondisi kesehatannya menurun. Mereka langsung dipulangkan ke Sukabumi menggunakan ambulans dan didampingi petugas kesehatan," beber Manan.
Secara umum, proses pemulangan 13 Kloter JKS berjalan lancar. Pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 20.20 WIB. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan darat dan tiba di Pusbangdai Cikembang sekitar pukul 03.00 WIB.
"Alhamdulillah seluruh jemaah tiba sesuai jadwal dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya. Namun kami juga turut berduka atas wafatnya Bapak Haji Atjeng bin Mamat di Tanah Suci," pungkas Abdul Manan.
Kepergian Haji Atjeng diyakini sebagai husnul khatimah. Ia berpulang saat masih dalam proses menyempurnakan rukun Islam kelima. Di sela-sela kebahagiaan warga Sukabumi yang menyambut sanak saudaranya, untaian doa terus mengalir untuk almarhum.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya soal fisik, tetapi juga kesiapan mental dan kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia.