Pasar Ponsel QWERTY 2026: Dari Minimal Phone hingga Clicks Communicator, Ini Pilihannya

Penulis: Okta Nugraha  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 21:39:02 WIB
Clicks Communicator hadir dengan keyboard multifungsi dan Android 16, menawarkan pengalaman mengetik fisik modern.

JAWA BARAT — Penggemar keyboard fisik QWERTY di ponsel punya lebih banyak opsi di 2026. Setelah BlackBerry sendiri hengkang dari bisnis hardware sekitar sepuluh tahun lalu, kini sejumlah vendor menghidupkan kembali format yang sempat dianggap punah. Tidak hanya lewat aksesori, tapi juga ponsel jadi yang dirancang khusus.

Dua Jalur Menuju Keyboard Fisik

Pengguna bisa memilih antara menambahkan keyboard ke ponsel yang sudah dimiliki atau membeli perangkat baru. Clicks menawarkan kedua jalur tersebut: aksesori keyboard untuk iPhone dan Android tertentu, plus ponsel Clicks Communicator yang diperkenalkan di CES 2026.

Di sisi lain, vendor seperti Minimal dan Zinwa Technologies juga merilis ponsel dengan keyboard bawaan. Minimal Phone misalnya, dibanderol USD 449,99 dan mengusung layar e-paper hitam-putih dengan Android 14 serta dukungan Google Play. Sementara Zinwa Q25 dari Zinwa Technologies adalah hasil konversi BlackBerry Classic ke Android 13, dijual sekitar USD 400.

Unihertz Titan 2 Elite: Penerus dengan Layar OLED 120 Hz

Unihertz, yang sudah lama dikenal dengan ponsel bergaya BlackBerry Passport, meluncurkan dua penerus Titan 2 di MWC 2026: Titan 2 Elite dan Titan 2 Elite Pro. Keduanya sukses di Kickstarter dengan hampir 9.000 pendukung dan total dana lebih dari USD 4 juta.

Berbeda dengan pendahulunya yang memiliki layar 4,5 inci, kedua model anyar ini menggunakan panel OLED 4,03 inci dengan refresh rate 120 Hz. Fitur lain termasuk dukungan 5G, eSIM, dan microSD. Untuk varian Pro, prosesornya lebih tinggi dan penyimpanan internalnya 512 GB, dua kali lipat dari model standar yang 256 GB. Harga pre-order dari Unihertz USD 490 untuk Elite dan USD 580 untuk Elite Pro.

Clicks Communicator: Android 16 dengan Keyboard Multifungsi

Clicks Communicator hadir sebagai pesaing langsung Titan 2 Elite Pro di harga USD 499. Ponsel ini juga mengusung layar OLED 4,03 inci, ditenagai prosesor MediaTek Dimensity 8300, dan menjalankan Android 16 dengan jaminan pembaruan software selama lima tahun.

Keyboard QWERTY di perangkat ini mendukung input sentuh dan dilengkapi Prompt Key di samping yang bisa diprogram dengan lampu LED. Fitur lain yang jarang ditemukan di ponsel modern: pengisian daya nirkabel Qi2 dan jack audio 3,5 mm.

Mengapa Keyboard Fisik Kembali Dilirik?

Menurut laporan yang beredar, kebangkitan ini tidak semata-mata karena nostalgia mantan pengguna BlackBerry. Pengguna yang banyak mengetik menganggap keyboard fisik lebih andal dibanding keyboard virtual yang rentan bug—seperti masalah keyboard di iPhone yang dikeluhkan beberapa pengguna belakangan ini.

Selain itu, ponsel dengan keyboard fisik menawarkan diferensiasi di tengah pasar yang didominasi layar penuh tanpa bingkai. Beberapa pengguna juga melihatnya sebagai cara untuk mengurangi screen time, karena layar yang lebih kecil membuat konsumsi konten kurang nyaman. Tak sedikit yang menjadikannya ponsel sekunder khusus untuk komunikasi, surel, dan produktivitas.

Pilihan untuk Pengguna Indonesia

Dari semua opsi yang ada, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan perangkat-perangkat ini di Indonesia. Namun, penggemar bisa memantau kanal Kickstarter atau situs resmi masing-masing vendor untuk pembelian secara daring. Harga yang disebutkan masih dalam dolar AS, sehingga perlu diperhitungkan biaya bea masuk dan pajak jika dikirim ke Tanah Air.

Bagi yang ingin mencoba tanpa membeli ponsel baru, aksesori keyboard Clicks bisa menjadi pintu masuk yang lebih terjangkau ke pengalaman mengetik fisik di ponsel utama mereka.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top