BANDUNG — Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah perairan timur laut Sulawesi Utara pada Jumat pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di laut, sekitar 124 kilometer arah timur Kota Bitung, dengan kedalaman dangkal 26 kilometer.
Guncangan terasa cukup kuat di sejumlah kota. Selain Bitung, getaran juga dilaporkan dirasakan oleh warga di Manado dan Kabupaten Minahasa Utara. Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat peristiwa ini.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, belum memberikan keterangan resmi terkait gempa tersebut. Namun, karakteristik gempa dengan kedalaman 26 kilometer di laut biasanya berpotensi memicu gelombang tsunami jika energinya cukup besar.
Hingga berita ini diturunkan, status peringatan dini tsunami belum dikeluarkan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
BMKG mengingatkan bahwa wilayah Sulawesi Utara merupakan kawasan rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik. Warga yang tinggal di daerah pesisir diminta untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang jika terjadi gempa susulan yang lebih besar.