JAWA BARAT — Laga melawan Damac berjalan menegangkan. Al Nassr sempat unggul dua gol, namun tim tamu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 di menit ke-58. Tekanan sempat menghinggapi skuad tuan rumah.
Ronaldo lalu mengambil alih. Eksekusi tendangan bebasnya di menit ke-63 mengubah skor menjadi 3-1. Saat merayakan gol, megabintang Portugal itu terlihat berteriak dengan mata berkaca-kaca. Rekan setim langsung berkerumun, sementara video momen tersebut viral di media sosial.
“Saya hanya merasakan apa yang saya perjuangkan selama ini,” ucap Ronaldo seusai pertandingan kepada awak media, merujuk pada perjalanan panjangnya di Arab Saudi.
Ronaldo kembali mencetak gol pada menit ke-81, menjadikan kedudukan 4-1. Dua menit berselang, pelatih memutuskan menariknya keluar. Saat berjalan meninggalkan lapangan, Ronaldo menyeka air mata yang jatuh di pipinya. Ia juga sempat mencium logo Al Nassr yang terpasang di seragamnya.
Momen itu menjadi simbol keterikatan emosional Ronaldo terhadap klub yang membawanya meraih trofi pertama di Timur Tengah. Sejak datang pada pertengahan musim 2022/2023, ia butuh 3,5 musim untuk akhirnya bisa mengangkat trofi liga.
Kemenangan ini membawa Al Nassr mengoleksi 85 poin dari 34 pertandingan. Mereka unggul dua angka atas Al Hilal yang harus puas di posisi kedua. Gelar ini menjadi yang pertama bagi Ronaldo di Liga Arab Saudi, setelah sebelumnya ia sukses membawa Al Nassr juara Piala Champions Arab pada 2023.
Al Nassr masih menyisakan satu laga musim ini, tetapi keunggulan poin sudah tak terkejar oleh rival terdekatnya.
Trofi ini menjadi bukti bahwa Ronaldo masih menjadi pembeda di usia 40 tahun. Dengan satu pertandingan tersisa, fokus Al Nassr kini beralih ke persiapan musim depan dan kemungkinan perombakan skuad. Ronaldo sendiri dikabarkan akan tetap bertahan untuk mempertahankan gelar.
“Ini baru awal. Saya datang ke sini untuk menang, dan saya ingin terus menang,” tegas Ronaldo dalam wawancara terpisah.