Mauro Zijlstra Pulih dari Cedera: Amunisi Baru Persija Jakarta Melawat ke Kediri

Penulis: Prayoga Santana  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:32:01 WIB
Mauro Zijlstra siap memperkuat Persija Jakarta dalam laga tandang melawan Persik Kediri.
Baru Persija Jakarta Melawat ke Kediri LEAD: Penyerang Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, dipastikan kembali masuk skuad untuk menghadapi Persik Kediri pada Sabtu (16/5/2026). Kembalinya pemain berusia 21 tahun ini menjadi angin segar bagi Macan Kemayoran setelah absen dua bulan akibat cedera paha. Tenaga Mauro sangat dibutuhkan untuk membantu tim menutup musim Super League 2025-2026 dengan hasil maksimal di Stadion Brawijaya. ISI:

JAKARTA — Penyerang asing Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, siap merumput kembali setelah melewati masa pemulihan panjang. Pemain yang bergabung pada bursa transfer paruh musim ini mengaku sudah pulih 100 persen. Ia bertekad menyokong lini serang Macan Kemayoran dalam laga tandang terakhir musim ini melawan Persik Kediri.

Kebugaran Mauro menjadi sorotan lantaran kontribusinya masih minim sejak mendarat di Jakarta. Cedera paha memaksa eks penyerang FC Volendam tersebut menepi selama tujuh pekan terakhir. Absennya Mauro terjadi tepat saat tim membutuhkan daya gedor tambahan di lini depan.

Kronologi Cedera: Memburuk Usai Membela Timnas

Masalah paha atas Mauro awalnya hanya tergolong cedera tingkat satu (grade one). Namun, kondisinya justru memburuk saat ia memenuhi panggilan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Intensitas pertandingan internasional membuat robekan ototnya meningkat ke tingkat dua.

"Saya bermain dan mencetak gol untuk tim nasional, tapi rasa sakitnya malah bertambah parah setelah itu dan cederanya naik ke tingkat dua," ujar Mauro kepada KOMPAS.com, Jumat (15/5/2026). Ia terpaksa menjalani rehabilitasi intensif bersama tim fisioterapi selama hampir dua bulan. Fase ini ia sebut sebagai periode tersulit dalam karier profesionalnya.

Selama pemulihan, Mauro hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya berlatih dari pinggir lapangan. "Setiap hari melihat rekan setim berlatih sementara saya harus bersama fisioterapis, itu bukan masa yang menyenangkan," imbuhnya. Kini, ia lega bisa kembali terlibat dalam dua laga sisa musim ini.

Misi Bangkit di Stadion Brawijaya

Duel pekan ke-33 di Stadion Brawijaya menjadi momentum penting untuk memulihkan mentalitas Persija. Skuad Macan Kemayoran masih dibayangi kekecewaan usai takluk dari rival abadi, Persib Bandung, pada pekan sebelumnya. Kemenangan atas Persik menjadi harga mati demi mengobati luka para pendukung setia.

Mauro menegaskan seluruh elemen tim sepakat melupakan hasil buruk di Jawa Barat dan fokus mengamankan poin penuh. "Semua ingin menang dan menutup musim dengan hasil maksimal. Mari menangkan dua pertandingan terakhir," tutur pemain bernomor punggung 21 tersebut.

Statistik dan Harapan di Lini Depan

Sejak bergabung, Mauro baru mencatatkan dua penampilan dengan total 21 menit bermain. Penampilan terakhirnya tercatat pada Februari lalu saat menghadapi PSM Makassar. Kini, dengan kondisi fisik prima, ia berharap mampu memberikan dampak instan bagi ketajaman Persija.

Tim medis telah memberikan lampu hijau bagi Mauro untuk kembali bertanding. Meski kemungkinan besar mengawali laga dari bangku cadangan, ia menjadi opsi taktis krusial bagi pelatih. Kehadirannya diharapkan mampu membongkar pertahanan rapat Macan Putih dalam laga yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut.

FAQ: Mengenal Tingkat Cedera Otot

Apa perbedaan cedera paha grade 1 dan grade 2?
Cedera grade 1 berupa tarikan otot ringan dengan robekan mikroskopis, sedangkan grade 2 melibatkan robekan otot parsial yang lebih luas. Pemulihan grade 2 memerlukan waktu lebih lama, biasanya berkisar 4 hingga 8 minggu.

Mengapa cedera bisa memburuk saat membela Timnas?
Intensitas tinggi dan waktu pemulihan singkat di level internasional sering memicu tekanan berlebih pada otot yang belum pulih sempurna. Dalam kasus Mauro Zijlstra, tekanan tersebut meningkatkan status cedera dari tingkat ringan menjadi moderat.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: bola.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top