Pencarian

Pemkot Bandung Dorong Convention Center Berkapasitas 10.000 Orang untuk Perkuat Wisata MICE

Senin, 26 Oktober 2026 • 07:18:01 WIB
Pemkot Bandung Dorong Convention Center Berkapasitas 10.000 Orang untuk Perkuat Wisata MICE
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan rencana pembangunan convention center berkapasitas 10.000 orang dalam Munas IMA.

BANDUNG — Fasilitas pertemuan berskala besar dinilai menjadi salah satu kebutuhan mendesak Kota Bandung. Muhammad Farhan menegaskan, kapasitas convention center yang ada belum memadai untuk menampung kegiatan berskala nasional dan internasional.

"Bandung harus dibangun sebuah convention yang bisa menampung minimal 10.000 orang," kata Farhan di hadapan peserta Munas IMA.

Dukungan terhadap rencana itu datang dari ketersediaan hotel, restoran, transportasi, dan fasilitas penunjang lain yang sudah ada di Bandung. Farhan menyebut, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional seperti Munas IMA menjadi peluang memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi pertemuan, konferensi, dan pameran.

Data Permintaan MICE Jadi Syarat Utama bagi Investor

Pembangunan fasilitas berkapasitas besar tidak bisa berdiri sendiri. Farhan menyebut data mengenai permintaan penyelenggaraan kegiatan MICE menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menilai potensi pasar dan kelayakan investasi.

Karena itu, Munas IMA diharapkan menjadi momentum mengumpulkan data sekaligus menunjukkan kemampuan Bandung menyelenggarakan acara berskala besar. Data itu nantinya menjadi dasar penghitungan kelayakan proyek sebelum masuk ke tahap pembangunan.

Dampak Ekonomi: Hotel, Restoran, hingga UMKM Warga

Pengembangan sektor MICE berpotensi memberikan dampak ekonomi luas bagi warga Bandung. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan tersebut dapat menggerakkan sektor perhotelan, restoran, transportasi, serta berbagai usaha masyarakat.

Farhan juga membuka peluang kolaborasi dengan para praktisi pemasaran yang tergabung dalam IMA untuk memperluas promosi Kota Bandung. "Saya sangat berharap para ahli marketing ini nanti akan bermitra dengan Kota Bandung untuk pengembangan memasarkan Kota Bandung itu ke seluruh Indonesia, bahkan kalau perlu ke seluruh dunia," ujarnya.

Menurut Farhan, potensi wisatawan nusantara perlu terus dikembangkan melalui diversifikasi produk wisata, termasuk memperkuat wisata berbasis pertemuan dan konvensi. Ia berharap hubungan Pemkot Bandung dan IMA semakin erat setelah Munas, dengan hasil berupa strategi pemasaran yang meningkatkan daya saing Bandung sebagai destinasi MICE.

IMA Sebut Infrastruktur Bandung Sudah Siap

Ketua Indonesian Marketing Association Suparno Djasmin menilai Bandung memiliki berbagai fasilitas yang mendukung penyelenggaraan rapat, pertemuan, dan konvensi. Ketersediaan infrastruktur transportasi, hotel, akomodasi, restoran, serta fasilitas pendukung lain menjadi modal penting bagi Bandung.

"Bandung memiliki fasilitas yang sangat baik untuk kami melakukan rapat maupun konvensi. Infrastruktur, transportasi, hotel, akomodasi, restoran, dan semua kebutuhan untuk dilakukannya meeting yang baik tersedia di Bandung," tutur Suparno.

Menurut Suparno, peningkatan kapasitas dan jumlah tempat penyelenggaraan kegiatan akan membuka peluang bagi Bandung menjadi tuan rumah lebih banyak pertemuan dan konvensi berskala besar. Penguatan fasilitas MICE diharapkan memperluas pasar pariwisata Bandung sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional dan internasional.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tugubandung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks