Pemkot Bandung Gelar Gebyar Bandung Utama 2026 di Rancasari, Samsat Keliling hingga Bazar Sembako Murah Jadi Incaran Warga

Penulis: Taufik Rahman  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 07:16:02 WIB
Warga mengurus pengesahan STNK tahunan dan pembayaran PKB di layanan Samsat Keliling pada Gebyar Bandung Utama 2026 di Rancasari.

BANDUNG — Gebyar Bandung Utama 2026 memindahkan meja-meja pelayanan Pemkot Bandung ke ruang publik. Warga Rancasari dan sekitarnya bisa mengurus pengesahan STNK tahunan, membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), hingga mengurus perizinan usaha tanpa harus mendatangi kantor pelayanan yang berbeda-beda.

Informasi dari Humas Kota Bandung menyebut kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Sejumlah OPD Pemkot Bandung serta instansi terkait diterjunkan langsung ke lokasi.

Samsat Keliling dan Bazar Sembako Murah Paling Diburu

Dua layanan menonjol dalam gelaran kali ini: Samsat Keliling dan Bazar Sembako Murah. Keduanya disebut memberikan kemudahan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan administrasi kendaraan sekaligus memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Layanan Samsat Keliling membuka akses bagi warga Rancasari untuk pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tahunan serta pembayaran PKB. Model layanan bergerak ini dinilai memangkas waktu dan jarak bagi masyarakat yang sibuk atau memiliki keterbatasan mobilitas.

Layanan Kesehatan Gratis hingga Administrasi Kependudukan

Selain urusan perpajakan kendaraan dan sembako, Gebyar Bandung Utama 2026 menyediakan layanan kesehatan gratis. Warga juga bisa mengurus administrasi kependudukan dan perizinan usaha di lokasi yang sama.

Pengintegrasian sejumlah layanan dalam satu titik menjadi salah satu upaya Pemkot Bandung mendekatkan pelayanan langsung ke lingkungan masyarakat. Warga tidak perlu berpindah kantor untuk keperluan yang berbeda.

Mengapa Layanan Didekatkan ke Permukiman

Kehadiran layanan bergerak di lingkungan permukiman disebut dapat menghemat waktu warga. Bagi masyarakat dengan keterbatasan waktu untuk datang ke kantor pelayanan, model ini memperpendek jarak antara kebutuhan administrasi dan tempat tinggal.

Gebyar Bandung Utama 2026 melanjutkan pola program serupa yang rutin digelar Pemkot Bandung. Lokasi pelaksanaan berpindah antar-kecamatan, membawa layanan pemerintahan ke titik-titik yang dekat dengan permukiman warga.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: visi.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top