CIREBON — PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon memastikan peningkatan kualitas prasarana perkeretaapian terus berjalan untuk mendukung kelancaran operasional kereta api. Fokus utama pekerjaan ini adalah perbaikan dan penguatan jalan rel di sepanjang 30.850 meter atau 30,85 kilometer yang tersebar di wilayah kerja Daop 3.
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyebut perbaikan prasarana ini merupakan langkah strategis menjaga keandalan perjalanan kereta api. Menurutnya, kondisi rel yang prima menjadi fondasi utama keselamatan sekaligus kenyamanan penumpang selama di perjalanan.
“Peningkatan kualitas prasarana ini merupakan bagian dari komitmen KAI Daop 3 Cirebon untuk terus menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan memberikan kenyamanan kepada pelanggan,” ujar Muhibbuddin.
Dalam proyek ini, KAI Daop 3 Cirebon tidak hanya mengganti batang rel yang sudah aus. Sebanyak 1.074 titik sambungan rel juga dikerjakan dengan teknologi flashbutt welding agar konstruksi jalur lebih kokoh dan mulus.
Proses flashbutt welding memanfaatkan arus listrik untuk memanaskan kedua ujung rel hingga mencapai suhu tertentu. Setelah kondisi material dirasa pas, kedua ujung rel tersebut kemudian ditekan kuat hingga menyatu sempurna tanpa celah.
Metode penyambungan tanpa celah ini secara langsung mengurangi potensi guncangan saat roda kereta melintasi titik sambungan. Dampaknya, perjalanan menjadi lebih stabil dan tingkat kebisingan di dalam kabin bisa ditekan.
Dari sisi operasional, sambungan yang presisi juga meminimalkan risiko kerusakan rel yang bisa memicu pembatasan kecepatan (stabling) atau gangguan perjalanan lainnya. Perawatan jalur pun menjadi lebih efisien dalam jangka panjang.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari program perawatan berkala yang dijalankan KAI sepanjang tahun. Dengan selesainya penanganan di 30,85 kilometer jalur tersebut, diharapkan layanan kereta api di wilayah Cirebon dan jalur Pantura Jawa Barat semakin andal bagi masyarakat.