JAWA BARAT — Munster memberikan dukungan penuh kepada Gavin Coombes setelah pemain belakang itu menuduh seorang pemain Leinster mencengkeram selangkangannya pada laga United Rugby Championship di Aviva Stadium. Insiden yang disebut terjadi menjelang akhir babak pertama itu tidak terekam kamera, sehingga wasit video tidak bisa menemukan bukti.
Pelatih kepala Munster Clayton McMillan menyatakan dukungannya secara terbuka kepada Coombes. Menurutnya, tuduhan semacam itu tidak akan dilontarkan pemainnya tanpa alasan kuat.
Coombes mengangkat insiden tersebut kepada wasit pertandingan Andrew Brace. Namun wasit video (TMO) Colin Stanley tidak menemukan bukti rekaman atas kejadian di ruck tersebut.
McMillan: Pemain Kami Tak Akan Melapor Tanpa Alasan
McMillan menegaskan bahwa Coombes bukan tipe pemain yang suka membuat tuduhan sembarangan. Ia menyerahkan proses lanjutan kepada pihak berwenang, termasuk komisioner sidang yang berwenang menindak insiden secara retrospektif.
"Yang saya tahu, saya mendukung penuh para pemain. Kalau mereka membuat tuduhan seperti itu, mereka tidak akan melakukannya dengan enteng," kata McMillan usai pertandingan.
"Dia bukan orang seperti itu, Gavin. Jadi kita lihat saja bagaimana perkembangannya," ujarnya menambahkan.
Leo Cullen Sebut Tuduhan Itu Masalah Serius
Dari kubu Leinster, pelatih kepala Leo Cullen mengaku tidak melihat langsung insiden tersebut. Meski begitu, ia menilai tuduhan itu tetap menjadi perkara serius yang harus ditangani komisioner sidang.
"Begitu tuduhan itu dibuat, jelas ini menjadi masalah serius bagi komisioner sidang," kata Cullen.
Cullen juga menyoroti cara Coombes menyampaikan tuduhan. Menurutnya, pemain Munster itu tampak berubah pikiran di tengah proses tuduhan saat scrum bersiap.
"Komentar saya tidak akan membantu apa pun di sini. Tapi dari apa yang saya lihat, saya tidak melihat apa-apa," ucap Cullen.
Komisioner Sidang Jadi Penentu Langkah Berikutnya
Karena tidak ada bukti video, keputusan ada di tangan komisioner sidang yang bertugas meninjau insiden pascapertandingan. Jika temuan menguatkan tuduhan Coombes, pemain Leinster yang belum disebut namanya itu berpotensi menghadapi sanksi disiplin.
Laga derby tersebut sendiri berakhir dengan kemenangan Leinster 24-18 atas Munster. Kekalahan itu menambah tekanan bagi Munster di kompetisi United Rugby Championship, sementara sorotan kini beralih ke proses pemeriksaan insiden yang belum tuntas.