CIAMIS — Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui laman resminya menyebut kegiatan nonton bareng digelar sebagai ruang dukungan kolektif bagi Laskar Singacala. Warga mulai berdatangan ke GGT sejak sore, jauh sebelum kickoff pukul 19.00 WIB.
Antusiasme terlihat dari seruan yang menggema di arena nobar: "Satu layar, satu semangat, satu dukungan untuk Laskar Singacala."
Jalannya Laga: Serangan Bergantian Tanpa Gol
Riuh dukungan penonton mengiringi upaya PSGC Ciamis membangun serangan di babak pertama. Tekanan balik dari PSIS Semarang membuat suasana di GGT ikut menegang.
Perhatian suporter sempat tersedot ke Kevin Pasha yang menerima kartu kuning di paruh pertama. Hingga turun minum, papan skor belum berubah 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tidak mengendur. Kedua tim saling melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang menjelang akhir laga.
Peluang Tercipta, Penyelesaian Tak Tuntas
Kesempatan mencetak gol muncul di menit-menit akhir. Namun penyelesaian kedua kesebelasan belum mampu mengubah kedudukan sampai peluit panjang dibunyikan.
Skor 0-0 bertahan hingga usai. PSGC Ciamis dan PSIS Semarang pulang dengan satu poin masing-masing.
Suporter Tetap Bangga Meski Tanpa Gol
Tak ada gol yang tercipta malam itu, tetapi pendukung tetap menunjukkan kebanggaan atas perjuangan tim kebanggaan daerah. Mereka meninggalkan lokasi nobar dengan tertib setelah pertandingan selesai.
Format nobar di ruang publik menjadi cara Pemkab Ciamis mendekatkan tim kepada warga yang tidak mendapat kesempatan menonton langsung di stadion.