Pencarian

Fiio Echo Nano dan Shanling Q2 Dirilis, Pemutar Musik Hi-Res Bergaya iPod dengan Fitur Modern

Kamis, 27 Agustus 2026 • 09:30:03 WIB
Fiio Echo Nano dan Shanling Q2 Dirilis, Pemutar Musik Hi-Res Bergaya iPod dengan Fitur Modern
Fiio Echo Nano dan Shanling Q2 resmi dirilis sebagai pemutar musik hi-res dengan desain bergaya iPod dan fitur modern.

JAWA BARAT — Gelombang nostalgia terhadap iPod tampaknya masih jauh dari usai. Setelah situs refurbish BackMarket gencar mengiklankan iPod Classic sebagai produk baru, kini dua merek audio ternama, Fiio dan Shanling, ikut meramaikan pasar dengan perangkat yang secara visual mengingatkan pada pemutar musik legendaris Apple tersebut. Namun, kedua produk anyar ini bukan sekadar replika; keduanya hadir dengan sederet peningkatan yang tidak pernah ditawarkan Apple.

Fiio Echo Nano: Pemutar Musik Mungil dengan Scroll Wheel Fisik

Fiio Echo Nano diperkenalkan pada awal Agustus 2026 dengan harga US$49,99 (sekitar Rp 825.000). Perangkat ini memiliki kemiripan desain dengan iPod Shuffle generasi pertama yang ramping, tetapi dengan tambahan layar 0,91 inci untuk memudahkan navigasi. Yang menarik, Echo Nano masih mempertahankan scroll wheel fisik, memberikan sensasi taktil yang otentik.

Di balik bodi mekanisnya yang ringkas, Echo Nano dibekali DAC berkualitas dan dukungan kartu microSD hingga 256GB. Dengan bobot hanya 33,5 gram, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga tujuh jam pemutaran. Fitur lain yang tak kalah menarik adalah kemampuannya berfungsi sebagai DAC USB saat disambungkan ke PC atau smartphone.

Shanling Q2: Layar Sentuh, Dukungan Hi-Res, dan Dual Headphone Jack

Bagi yang menginginkan lebih, Shanling Q2 hadir sebagai penerus spiritual iPod nano generasi ketiga. Diperkenalkan pada akhir Agustus, pemutar musik ini dijual dengan harga US$269 (sekitar Rp 4,4 juta). Desainnya memang lebih tebal dari iPod nano, mengingatkan pada iPod mini, namun di dalamnya tertanam empat chip DAC yang mampu memproses file audio hingga 768kHz/32-bit dan DSD512.

Shanling Q2 mendukung format file populer seperti FLAC, WAV, ALAC, dan DSF. Untuk konektivitas, tersedia output Bluetooth dengan codec LDAC dan aptX HD, serta dua jack headphone: 4.4mm balanced dan 3.5mm standar. Kapasitas penyimpanannya bisa diperluas hingga 2TB melalui slot microSD, dan baterainya diklaim tahan selama 13,5 jam pemutaran.

Menariknya, Q2 menggabungkan scroll wheel fisik dengan layar sentuh. Pengguna bisa memilih untuk memutar roda secara tradisional atau langsung menekan opsi di layar. Shanling juga menyediakan aplikasi smartphone untuk kontrol jarak jauh, meski hal ini sedikit mengurangi esensi penggunaan perangkat khusus.

Pilihan yang Tepat untuk Gaya Hidup Low-Tech

Kedua perangkat ini hadir di tengah meningkatnya permintaan akan perangkat bebas gangguan yang menjauhkan pengguna dari layanan streaming. Kehadiran pemutar SACD portabel, kaset retro, dan turntable lawas menunjukkan bahwa pasar untuk perangkat audio khusus sedang berkembang.

Jika prioritas utama adalah portabilitas dan bobot ringan untuk aktivitas olahraga atau hari-hari bebas gawai, Fiio Echo Nano dengan harga yang lebih terjangkau adalah pilihan yang masuk akal. Namun, jika menginginkan kualitas audio tertinggi dengan dukungan format hi-res dan fleksibilitas koneksi, Shanling Q2 jelas menawarkan nilai lebih sepadan dengan banderol harganya yang lebih tinggi.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks