Pencarian

Kota Bekasi Paling Terang di Jawa Barat Sepanjang 2025, Intensitas Cahaya Malam Capai 28,46 nW/cm²/sr

Kamis, 13 Agustus 2026 • 09:16:01 WIB
Kota Bekasi Paling Terang di Jawa Barat Sepanjang 2025, Intensitas Cahaya Malam Capai 28,46 nW/cm²/sr
Kota Bekasi mencatat intensitas cahaya malam tertinggi di Jawa Barat sepanjang 2025 dengan skor 28,46 nW/cm²/sr.

BANDUNG — Data satelit Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) mencatat rata-rata intensitas cahaya malam di Jawa Barat mencapai 6,86 nW/cm²/sr sepanjang 2025. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan 2022 yang masih berada di level 5,28 nW/cm²/sr.

Intensitas cahaya malam menjadi salah satu indikator yang kerap digunakan untuk memotret aktivitas ekonomi dan kepadatan permukiman. Semakin tinggi nilainya, semakin terang wilayah tersebut saat malam hari, yang biasanya berbanding lurus dengan konsumsi listrik dan aktivitas industri.

Kota Bekasi Paling Terang, Pangandaran Paling Redup

Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, Kota Bekasi menduduki posisi puncak dengan skor 28,46. Posisinya disusul Kota Bandung dengan 22,94 dan Kota Depok di angka 21,23.

Di sisi lain, Kabupaten Pangandaran mencatat skor terendah dengan hanya 0,4. Kondisi ini wajar mengingat wilayah tersebut didominasi kawasan konservasi dan lahan pertanian yang minim penerangan buatan.

Deretan Wilayah dengan Cahaya Malam Paling Terang

Berikut sepuluh besar kabupaten/kota di Jawa Barat dengan intensitas cahaya malam tertinggi versi data VIIRS:

  • Kota Bekasi: 28,46
  • Kota Bandung: 22,94
  • Kota Depok: 21,23
  • Kota Bogor: 17,38
  • Kota Cirebon: 16,56
  • Kota Cimahi: 16,27
  • Kabupaten Bekasi: 11,11
  • Kota Sukabumi: 8,63
  • Kota Tasikmalaya: 6,65
  • Kabupaten Karawang: 4,43

Mengapa Angka Rata-rata Provinsi Bisa Lebih Rendah?

Perlu dicatat bahwa nilai setiap daerah merupakan rata-rata dari seluruh wilayahnya. Daerah yang luas dengan satu pusat terang, seperti Kabupaten Karawang yang memiliki kawasan industri besar, cenderung menghasilkan angka lebih rendah karena area gelapnya masih mendominasi.

Selain itu, rata-rata provinsi dihitung dari nilai tiap kabupaten/kota tanpa memperhitungkan perbedaan luas wilayah. Hasilnya tidak sama dengan rata-rata keseluruhan yang dihitung berdasarkan piksel satelit.

Data Satelit Telah Dibersihkan dari Cahaya Palsu

Nilai yang dirilis tersebut sudah melalui proses pembersihan dari cahaya latar yang bukan berasal dari aktivitas manusia, seperti pantulan cahaya bulan dan awan tipis. Citra satelit yang digunakan memiliki resolusi sekitar 464 meter, sehingga objek yang lebih kecil dari ukuran itu tidak terpisah satu sama lain.

Kenaikan rata-rata intensitas cahaya malam dari 5,28 pada 2022 menjadi 6,86 pada 2025 mengindikasikan perluasan kawasan terbangun dan peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai daerah Jawa Barat, terutama di wilayah penyangga Jakarta dan koridor industri utara.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks