Pencarian

Sport Tourism Bandung Bedas Run 2026 Ditargetkan Seret 5.000 Peserta, 20 Persen dari Luar Jawa Barat

Senin, 10 Agustus 2026 • 18:32:01 WIB
Sport Tourism Bandung Bedas Run 2026 Ditargetkan Seret 5.000 Peserta, 20 Persen dari Luar Jawa Barat
Pemerintah Kabupaten Bandung menargetkan 5.000 peserta untuk ajang sport tourism Bandung Bedas Run 2026.

BANDUNG — Kabupaten Bandung tidak hanya menjual keindahan alamnya, tetapi kini mulai menggarap serius potensi olahraga sebagai motor penggerak ekonomi. Melalui agenda sport tourism yang dijadwalkan pada 2026, pemerintah daerah membidik perputaran uang dari belanja peserta lari yang diproyeksikan melampaui 5.000 orang, jauh di atas jumlah pendaftar saat ini yang mencapai 3.242 peserta.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan, ajang lari tersebut dirancang untuk menarik atlet dan komunitas lari tidak hanya dari level lokal, tetapi juga regional dan nasional. "Memperkenalkan kepada para atlet-atlet komunitas, komunitas lari yang tentunya bukan hanya lokal, bisa regional bahkan nasional sehingga dapat menarik peserta luar daerah untuk memperkuat ekonomi daerah," katanya di Bandung, Senin.

Omzet Kuliner hingga Rp 800 Juta per Bulan Terdongkrak

Dampak ekonomi dari gelaran olahraga ini tidak main-main. Dadang mencontohkan, salah satu pelaku usaha kuliner yang ditemuinya saat ini mengantongi omzet sekitar Rp 800 juta per bulan. Angka tersebut berpeluang naik signifikan ketika ribuan pengunjung membanjiri lokasi acara.

"Pendapatan atau omzet daripada pemilik ini berpengaruh juga terhadap peningkatan pendapatan asli daerah. Karena kita berdasarkan aturan ada 10 persen dari restoran yang tentu pengunjung datang, makan atau minum," ujarnya.

16.800 Produk UMKM Disiapkan untuk Serap Belanja Peserta

Pemkab Bandung tidak hanya mengandalkan sektor perhotelan dan restoran. Pelaku UMKM lokal akan dilibatkan secara langsung melalui penyediaan stan khusus untuk memamerkan produk unggulan daerah. Terdapat sekitar 16.800 jenis produk yang menjadi andalan para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung.

Selain itu, kehadiran peserta dari luar daerah diyakini memberikan efek berganda. Mereka tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menginap di hotel atau homestay, menikmati kuliner, dan berwisata bersama keluarga selama berada di Kabupaten Bandung.

PAD Bertambah dari Pajak Restoran dan Hotel

Peningkatan aktivitas ekonomi tersebut diproyeksikan berkontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak restoran, pajak hotel, dan usaha terkait lainnya. Pemkab berencana menghitung secara rinci perputaran uang dari setiap penyelenggaraan kegiatan berdasarkan jumlah peserta dan aktivitas belanja.

"Ya kita hitung nanti. Kira-kira peserta ada berapa, saya optimis nih akan melebihi 5.000 ya. Kita hitung dari mana dihitungnya? Nanti belanja ke para pelaku UMKM ada berapa setiap event ini," kata Dadang.

Pengembangan sport tourism ini dinilai sejalan dengan tren peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menggabungkan atraksi olahraga dan pariwisata, daerah berharap dapat menciptakan siklus ekonomi yang lebih berkelanjutan dibandingkan mengandalkan satu sektor saja.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks