Pencarian

Ketua Kwarda Jabar Herman Suryatman Lantik Supian Suri sebagai Ketua Mabicab Pramuka Depok, Dorong Kader Jadi Garda Edukasi Sampah

Jumat, 31 Juli 2026 • 22:41:31 WIB
Ketua Kwarda Jabar Herman Suryatman Lantik Supian Suri sebagai Ketua Mabicab Pramuka Depok, Dorong Kader Jadi Garda Edukasi Sampah
Supian Suri dilantik sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Depok periode 2026–2031 di Balai Kota Depok.

DEPOK — Tongkat estafet kepemimpinan organisasi kepanduan di Kota Depok resmi berpindah. Supian Suri dilantik menjadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Depok untuk lima tahun ke depan, periode 2026–2031. Prosesi pengambilan sumpah berlangsung khidmat saat Supian memegang Bendera Merah Putih di dada dan mengucapkan Tri Satya Pramuka.

Pelantikan ini dirangkai dengan pengukuhan jajaran Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab. Momen ini dinilai menjadi titik awal penguatan peran Pramuka dalam pembentukan karakter generasi muda sekaligus kontribusi nyata organisasi terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Pramuka Diminta Turun ke RT dan RW Atasi Sampah

Amanah besar langsung disampaikan Herman Suryatman kepada pengurus yang baru dilantik. Ia tidak hanya bicara soal pembinaan karakter, tetapi juga mendorong Pramuka menjadi garda terdepan edukasi lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.

Menurut Herman, persoalan sampah masih menjadi tantangan bersama di hampir seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk Depok. Karena itu, edukasi langsung ke masyarakat menjadi langkah penting membangun budaya peduli lingkungan sejak dari lingkungan terkecil.

“Di level rumah tangga, lingkungan RT dan RW, saya kira ini adalah medan bagi Pramuka untuk memberikan kontribusi terbaik bersama komponen masyarakat lainnya melalui edukasi agar masyarakat mengurangi, memanfaatkan, dan mendaur ulang sampah,” ujarnya usai menghadiri pelantikan di Balai Kota Depok.

Teknologi Pengolah Sampah Tidak Cukup Tanpa Perubahan Perilaku

Herman memaparkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mempercepat penanganan sampah lewat pendekatan teknologi. Beberapa yang disebutnya adalah waste to energy, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL), Refuse Derived Fuel (RDF), hingga penerapan teknologi insinerator di sejumlah daerah.

Namun, ia menegaskan keberhasilan pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur. Perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi dan pembiasaan tetap menjadi faktor utama. Pramuka diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran lingkungan hingga tingkat akar rumput.

Dalam kesempatan itu, Herman juga berpesan agar jajaran Kwarcab Depok mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Semua itu harus berpedoman pada visi dan misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kota Depok.

Follow jabarprime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: japos.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks