JAWA BARAT — Bocoran ini pertama kali diungkap oleh Automotive News yang mengutip dokumen perencanaan internal Honda. Dalam dokumen tersebut, mobil yang diberi kode "Accord SUV" ini digadang-gadang akan menggunakan platform yang sama dengan Accord generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada 2030.
Mengincar Pembaca Setia yang Kecewa dengan Perubahan Subaru Outback
Langkah Honda ini dinilai sebagai respons langsung terhadap perubahan karakter Subaru Outback. Model legendaris itu kini lebih mendekati bentuk SUV, meninggalkan penggemar setia yang menyukai postur rendah dan kapasitas bagasi besar ala station wagon.
"Ini adalah celah pasar yang jelas," tulis Jack Fitzgerald dari Car and Driver. Honda melihat peluang untuk merebut hati konsumen yang menginginkan mobil dengan ground clearance tinggi namun tetap mempertahankan karakter berkendara seperti sedan.
Bocoran Spesifikasi Teknis dan Jendela Produksi
Menurut sumber yang mengetahui isi dokumen perencanaan, Accord SUV akan menggunakan generasi terbaru sistem hybrid Honda. Powertrain ini mengandalkan motor direct-drive baru, generator motor anyar, serta baterai yang lebih modern. Produksi, jika benar-benar mendapat lampu hijau, akan dilakukan di jalur perakitan yang sama dengan Accord sedan di Ohio.
Namun, Honda belum memberikan konfirmasi resmi. Dalam pernyataan kepada Car and Driver, juru bicara Honda menegaskan, "Informasi ini tidak didasarkan pada pengumuman resmi dari Honda. Kami tidak memiliki rencana untuk membuat kendaraan jenis ini."
Sejarah Kelam Accord Crosstour yang Kembali Dihidupkan
Bagi pengamat industri, rencana ini bukanlah hal baru. Pada awal 2010-an, Honda sempat memasarkan Accord Crosstour—SUV berbasis Accord yang justru menuai kegagalan di pasar. Perbedaan utama kali ini, Honda disebut akan mengadopsi pendekatan yang lebih ekstrem dengan postur lebih tinggi dan desain yang lebih jelas sebagai SUV, bukan sekadar hatchback yang ditinggikan.
Jika terealisasi, Accord SUV akan bersaing langsung dengan Subaru Outback—yang kini sudah berubah wujud—serta model-model seperti Toyota Venza dan Nissan Murano di pasar Amerika Utara.
Kapan Kita Bisa Melihatnya?
Jadwal produksi yang masih enam tahun lagi menunjukkan proyek ini masih dalam tahap awal. Honda diperkirakan akan mengambil keputusan final dalam dua hingga tiga tahun ke depan, menyesuaikan dengan tren pasar dan respons konsumen terhadap SUV listrik yang mulai mendominasi.
Bagi konsumen Indonesia, model ini kemungkinan besar tidak akan masuk pasar lokal dalam waktu dekat. Honda Prospect Motor biasanya menghadirkan model global dengan penyesuaian spesifik untuk Asia Tenggara, atau memilih produk yang lebih sesuai dengan preferensi pasar seperti HR-V dan CR-V.