Pencarian

Pertamina Bongkar Proses Panjang di Balik Kualitas BBM Euro 4, dari Kilang hingga SPBU

Senin, 15 Juni 2026 • 17:29:01 WIB
Pertamina Bongkar Proses Panjang di Balik Kualitas BBM Euro 4, dari Kilang hingga SPBU
Proses pengolahan minyak mentah di kilang Pertamina menghasilkan BBM Euro 4 berkualitas tinggi.

JAWA BARAT — Setiap kali pengendara mengisi tangki di SPBU Pertamina, mereka sejatinya menikmati hasil dari rangkaian panjang pengelolaan minyak mentah di kilang. BBM seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex yang beredar saat ini bukan sekadar hasil olahan biasa, melainkan produk yang telah melalui proses reduksi zat pengotor secara ketat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa impurities seperti sulfur, garam, asam naftenat, nitrogen, hingga logam berat (nikel, vanadium, dan merkuri) secara alami terbawa dalam minyak mentah. Jika tidak dikelola, zat-zat ini bisa mengontaminasi produk akhir dan menghambat kinerja kilang.

"Proses ini mencegah agar zat-zat tersebut tidak mengontaminasi minyak mentah dan menghambat kinerja kilang sehingga produk kilang tetap terjaga kualitasnya," ujar Roberth dalam keterangan resminya, Senin (15/6/2026).

Tiga Tahap Pengelolaan di Enam Kilang

Pertamina Patra Niaga menerapkan tiga tahapan utama dalam mengelola impurities di seluruh kilangnya. Pertama, menjaga fleksibilitas operasi melalui seleksi dan pencampuran crude menggunakan Crude Acceptance Matrix (CAM) dan teknik blending. Dengan cara ini, minyak mentah berkadar impurities tinggi tetap bisa diolah dengan aman.

Tahap kedua adalah pre-treatment dan chemical treatment. Di sini, teknologi seperti desalter dan hydrotreating digunakan untuk menurunkan kadar air, garam, sulfur, nitrogen, serta logam. Injeksi bahan kimia pelindung korosi juga dilakukan untuk menjaga peralatan kilang.

Tahap ketiga menyangkut asset integrity & reliability. Pertamina memastikan kilang beroperasi aman dan berkelanjutan dengan material anti-korosi, inspeksi berkala, serta pemeliharaan rutin. Hasil akhir dari seluruh proses ini adalah BBM berstandar Euro 4.

Dampak Langsung ke Mesin dan Lingkungan

Menurut Roberth, keunggulan BBM standar Euro 4 tidak hanya soal angka oktan. Kandungan sulfur yang lebih rendah membuat mesin mobil lebih awet karena risiko korosi berkurang. Pembakaran pun lebih efisien, sehingga konsumsi BBM menjadi lebih hemat.

Dari sisi lingkungan, emisi karbon yang dihasilkan lebih rendah. Hal ini secara langsung berkontribusi pada pengurangan polusi udara dan mendukung kesehatan masyarakat. Pertamina menargetkan produk-produk seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex menjadi andalan di pasar domestik.

"Pengelolaan impurities tak hanya menjaga keandalan kilang yang beroperasi di bawah Pertamina Patra Niaga, tetapi juga memberikan konsumen pengalaman berkendara yang lebih nyaman," pungkas Roberth.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks