Pencarian

RSUD R. Syamsudin Sukabumi Jadi Rujukan Stem Cell Pertama di Jawa Barat, Wali Kota Banjar Ingin Tiru

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:21:31 WIB
RSUD R. Syamsudin Sukabumi Jadi Rujukan Stem Cell Pertama di Jawa Barat, Wali Kota Banjar Ingin Tiru
RSUD R. Syamsudin Sukabumi resmi meluncurkan layanan terapi stem cell pertama di Jawa Barat.

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi melalui RSUD R. Syamsudin, S.H. (RS Bunut) meluncurkan layanan terapi stem cell berbasis teknologi regeneratif. Layanan ini dikembangkan bersama Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia dan menjadi yang pertama di lingkungan rumah sakit daerah di Jawa Barat.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyatakan bahwa kehadiran layanan ini merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan di daerah. Menurutnya, masyarakat tidak perlu lagi keluar kota untuk mengakses teknologi kedokteran modern.

"Kami ingin masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan berbasis teknologi modern. Sukabumi harus mampu menghadirkan pelayanan berkualitas, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujarnya, Minggu (14/6).

Terapi untuk Diabetes hingga Stroke

Layanan ini menggunakan Mesenchymal Stem Cells (MSCs), yaitu sel induk yang mampu membantu regenerasi jaringan tubuh melalui produksi growth factor dan zat antiinflamasi. Potensi terapi ini mencakup penanganan berbagai penyakit degeneratif dan kronis.

Beberapa kondisi yang bisa ditangani antara lain diabetes melitus, stroke, penyakit autoimun, gangguan ginjal, hingga kondisi inflamasi kronis. Teknologi ini memungkinkan tubuh memperbaiki jaringannya sendiri secara alami.

Wali Kota Banjar: Inovasi Ini Layak Diduplikasi

Kunjungan Wali Kota Banjar, Darsono, ke Sukabumi bukan sekadar silaturahmi. Ia datang khusus untuk melihat langsung implementasi layanan stem cell di RS Bunut dan berdiskusi dengan jajaran RSUD setempat.

"Inovasi di Kota Sukabumi yang dijalankan RSUD R. Syamsudin memang patut diduplikasi. Ini adalah layanan penting dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ungkap Darsono.

Menurutnya, kehadiran layanan seperti ini membuktikan bahwa pemerintah daerah mampu berperan aktif menghadirkan terobosan yang menjawab kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Komitmen Pemkot Sukabumi pada Teknologi Kesehatan

Wali Kota Ayep Zaki menegaskan bahwa pengembangan layanan stem cell bukan proyek jangka pendek. Pemerintah kota berkomitmen menjadikan RSUD R. Syamsudin sebagai rumah sakit yang mampu mengikuti perkembangan dunia kedokteran yang bergerak sangat cepat.

"Perkembangan dunia kedokteran bergerak sangat cepat. Kami ingin RSUD R. Syamsudin menjadi rumah sakit yang mampu mengikuti perkembangan tersebut dan menghadirkan solusi kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat," katanya.

Dengan hadirnya layanan ini, Sukabumi menempatkan diri sebagai salah satu daerah percontohan dalam penerapan teknologi kesehatan regeneratif di Indonesia. Kunjungan Wali Kota Banjar diharapkan menjadi awal dari replikasi program serupa di kota-kota lain di Jawa Barat.

Bagikan
Sumber: radarsukabumi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks