JAWA BARAT — BYD Indonesia resmi meluncurkan M6 DM, mobil hybrid pertamanya untuk pasar Indonesia, pada Jumat (12/6) di Jakarta. Model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini dijual dengan harga mulai Rp298 juta untuk varian Classic Standard hingga Rp390 juta untuk varian Cross Superior Captain.
Eagle Zhou, Presiden BYD Indonesia, menyatakan optimismenya bahwa M6 DM akan menyusul kesuksesan M6 versi listrik murni (EV). "Hari ini kami menapaki langkah baru, kami perkenalkan kepada Anda M6 DM," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/6).
Perbedaan Desain dengan Versi EV dan Detail Mesin Hybrid
Meski dibangun dari basis yang sama, M6 DM memiliki sejumlah perbedaan signifikan dibanding M6 EV. Bagian depan kini dilengkapi mesin di kap mesin, gril depan, desain pelek yang berbeda, serta knalpot yang tidak ada di versi listrik. Emblem PHEV juga terpasang, sementara sunroof tidak tersedia.
Salah satu perubahan interior yang mencolok adalah tuas transmisi yang dipindahkan dari posisi tengah ke sisi kanan setir. Teknologi hybrid yang digunakan bernama Dual Mode (DM), menggabungkan mode EV murni dan hybrid.
M6 DM dipersenjatai mesin 1.5L bensin dengan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Sistem hybrid ini menawarkan tiga mode berkendara: EV, HEV series, dan HEV paralel. Berdasarkan uji internal BYD, konsumsi BBM mencapai 65 km per liter, dengan jarak tempuh total 1.800 km saat baterai dan tangki bensin terisi penuh.
Daftar Harga dan Varian BYD M6 DM
BYD menawarkan lima varian M6 DM dengan rentang harga sebagai berikut:
- Classic Standard: Rp298 juta
- Classic Dynamic: Rp318 juta
- Cross Advanced: Rp360 juta
- Cross Superior: Rp380 juta
- Cross Superior Captain: Rp390 juta
Dengan harga entry-level di bawah Rp300 juta, M6 DM menjadi salah satu mobil hybrid termurah di kelasnya di Indonesia. Model ini diposisikan untuk menjangkau konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus membayar mahal.