BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyelingi agenda penertiban trotoar di Kota Bandung dengan aksi spontan yang mencairkan suasana. Ia mengerjai seorang tukang sol yang berjualan di area yang akan ditertibkan.
Kejadian berawal saat Dedi Mulyadi mendatangi seorang pria yang mengaku sebagai tukang sol. Untuk membuktikan profesinya, pria itu menunjukkan sebuah sepatu yang sedang diperbaikinya. Dedi lalu bertanya mengenai biaya jasa perbaikan tersebut.
Tawaran Dua Kali Lipat yang Mengecoh
Tukang sol itu menjawab bahwa ongkos pengerjaannya sebesar seratus ribu. Mendengar itu, Dedi Mulyadi langsung melontarkan tawaran yang tidak biasa. “Mau ngesol dua ratus ribuan?” tanya Dedi, seperti dilansir dari kanal YouTube pribadinya.
Tukang sol tersebut sempat terdiam dan ragu, seolah tidak percaya dengan tawaran yang nilainya dua kali lipat dari biasanya. Namun, akhirnya ia menyanggupi tawaran Gubernur Jawa Barat itu. “Nih sendal jepit disol,” kata Dedi Mulyadi sambil tertawa, yang langsung disambut gelak tawa tukang sol lainnya di lokasi.
Penertiban yang Solutif
Aksi iseng tersebut merupakan bagian dari upaya Dedi Mulyadi menertibkan trotoar di Kota Bandung yang selama bertahun-tahun dipenuhi kios-kios liar. Gubernur Jabar tidak langsung mengusir para pedagang, melainkan memberikan solusi agar proses pembongkaran berjalan lancar.
Dedi Mulyadi memberikan bantuan uang tunai langsung kepada para pedagang terdampak untuk memenuhi kebutuhan hidup selama masa transisi. Ia juga mengundang mereka untuk menghadiri pertemuan di Gedung Sate guna membahas nasib ke depannya.
Setelah puas mengerjai tukang sol tersebut, Dedi Mulyadi meminta KTP dan nomor ponselnya. Hal itu dilakukan agar pria itu bisa mendapatkan arahan lebih lanjut bersama di Gedung Sate, memastikan ia tetap mendapat perhatian dalam program penataan kota yang sedang berjalan.