Pencarian

Pria Disabilitas Ditemukan Tewas di Situ Cikaret Bogor Usai Mengamuk di RSUD Bakti Pajajaran

Minggu, 10 Mei 2026 • 23:00:42 WIB
Pria Disabilitas Ditemukan Tewas di Situ Cikaret Bogor Usai Mengamuk di RSUD Bakti Pajajaran
Jenazah pria disabilitas ditemukan di dasar Situ Cikaret setelah operasi pencarian selama satu hari.

CIBINONG — Operasi pencarian di Situ Cikaret, Kabupaten Bogor, berakhir setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tubuh Iwan (42) dari dasar danau. Pria penyandang disabilitas tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) siang, setelah dilaporkan tenggelam sejak dini hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengonfirmasi bahwa penemuan jasad korban terjadi sekitar pukul 13.35 WIB. Tim penyelam menemukan posisi korban tidak jauh dari titik awal dirinya terlihat berenang ke tengah situ.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 13.35 WIB di kedalaman sekitar 4,5 meter dengan jarak sekitar 10 meter dari titik awal tenggelam. Saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Adam.

Kronologi Insiden di RSUD Bakti Pajajaran

Peristiwa tragis ini bermula dari situasi tidak terduga di RSUD Bakti Pajajaran pada Sabtu (9/5/2026) malam. Iwan diketahui mendatangi rumah sakit tersebut sekitar pukul 23.00 WIB dengan maksud menjenguk orang tuanya yang sedang menjalani perawatan.

Namun, situasi berubah mencekam saat memasuki waktu dini hari. Sekitar pukul 01.00 WIB, korban tiba-tiba mengalami gangguan emosional dan mengamuk di area rumah sakit. Dalam insiden tersebut, Iwan dilaporkan sempat melakukan kontak fisik dengan personel keamanan.

“Sekitar pukul 01.00 WIB, korban mengamuk di RSUD Bakti Pajajaran dan sempat memukul petugas keamanan rumah sakit,” kata Adam menjelaskan awal mula pelarian korban.

Sempat Bermain Air Sebelum Tenggelam

Setelah terlibat keributan di rumah sakit, korban melarikan diri ke arah Situ Cikaret yang lokasinya tidak jauh dari RSUD Bakti Pajajaran. Berdasarkan laporan saksi dan hasil asesmen di lapangan, korban terlihat sempat berinteraksi dengan air di tepian danau sebelum memutuskan untuk berenang lebih jauh.

Adam menyebutkan bahwa korban sempat terlihat oleh warga sekitar sedang bermain air. Namun, tindakan korban yang berenang hingga ke tengah danau membuat warga kehilangan jejak setelah Iwan tidak lagi muncul ke permukaan.

“Di sana korban sempat bermain air dan berenang ke tengah situ hingga akhirnya tidak terlihat lagi,” tuturnya.

Proses pencarian melibatkan unsur BPBD, relawan, dan Tim SAR yang melakukan penyisiran menggunakan perahu karet serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai. Setelah dievakuasi dari kedalaman 4,5 meter, jenazah korban langsung dibawa untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.

Bagikan
Sumber: jabarekspres.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks