BANDUNG — Warga dan wisatawan yang tengah berada di Kota Bandung bisa menikmati keliling kota dengan bus wisata Bandros hanya dengan membayar Rp8. Tarif khusus ini berlaku dua hari, tepat pada 16 dan 17 Agustus 2026, untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut tarif Rp8 tersebut berlaku untuk semua rute tanpa terkecuali. "Semua rute. Sekalian Rp8 pokoknya. Jadi, 10 orang bayar Rp80," ujarnya di Bandung, Jumat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan tarif normal Bandros biasanya berkisar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per orang. Dengan tarif Rp8, program ini diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat menikmati layanan wisata dengan harga sangat terjangkau.
Sebanyak 12 unit Bandros disiapkan untuk mendukung program ini. Armada tersebut ditempatkan di tiga titik layanan, yakni kawasan Alun-alun Bandung, Jalan Braga, dan Jalan Diponegoro.
Program tarif murah ini merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dengan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat. Rasdian menjelaskan, program tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional.
"Alhamdulillah, dalam rangka merayakan dan memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan ke-81 RI, Pemerintah Kota Bandung dan Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat sudah bekerja sama," kata Rasdian.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Bandros dapat melakukan pembayaran tarif melalui QRIS. Dengan begitu, program ini sekaligus mendorong adopsi transaksi digital di tengah masyarakat.
Dengan tarif yang sangat murah, Dishub Kota Bandung mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Petugas akan ditempatkan di sejumlah shelter untuk mengatur antrean sekaligus memastikan kelancaran layanan selama dua hari tersebut.
Program tarif khusus ini terbuka bagi masyarakat umum maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Bandung. Langkah ini menjadi salah satu cara Pemkot Bandung merayakan kemerdekaan dengan melibatkan langsung warganya.