JAWA BARAT — Dari 18 pertandingan yang sudah dijalani sejak debut di Piala AFF 2004, Timor Leste selalu pulang dengan tangan hampa. Lafaek—julukan Timor Leste—kebobolan 77 gol dan hanya mampu mencetak 17 gol selama dua dekade terakhir di ajang ini.
Pertandingan pertama Timor Leste di Piala AFF terjadi pada 8 Desember 2004. Saat itu, mereka dipermalukan Malaysia 0-5 di Stadion Bukit Jalil. Gol pertama Timor Leste di turnamen baru tercipta enam hari kemudian lewat kaki Januario do Rego saat melawan Filipina, meski akhirnya kalah 1-2.
Kekalahan terburuk dialami Timor Leste pada edisi 2024. Thailand menghajar mereka 0-10 di Stadion Hang Day, Hanoi, 8 Desember 2024. Satu-satunya pertemuan dengan Indonesia terjadi di Piala AFF 2018, di mana Skuad Garuda menang 3-1.
Pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026, Timor Leste akan berhadapan dengan Indonesia. Laga digelar di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026), kickoff pukul 17.00 WIB.
Indonesia datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Myanmar di laga perdana. Sementara Timor Leste masih mencari poin perdana setelah kalah dari Vietnam dan Singapura. Catatan head-to-head pun tak berpihak pada Lafaek.
Pelatih Ze Pedro masih belum menemukan formula tepat untuk membendung dominasi tim-tim Asia Tenggara. Melawan Indonesia, Timor Leste kembali dihadapkan pada tekanan mental dan statistik yang berat.