BMKG Keluarkan Peringatan Angin Kencang 50 Km/Jam di Sukabumi dan 4 Kabupaten Lain, Warga Diminta Siaga

Penulis: Ridho Pratama  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 08:14:01 WIB

SUKABUMI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Minggu (26/7/2026) pukul 05.30 WIB. Peringatan ini menyasar warga Sukabumi dan sekitarnya terkait potensi peningkatan kecepatan angin yang bisa mencapai 50 kilometer per jam.

Wilayah Terdampak dan Waktu Kejadian

Potensi angin kencang diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari. Wilayah yang perlu waspada meliputi Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Garut.

Secara umum, cuaca Jawa Barat pada pagi hingga dini hari didominasi cerah hingga cerah berawan. Namun, dinamika cuaca lokal di dataran tinggi bisa berubah cepat. Hujan ringan dengan durasi singkat juga berpotensi terjadi secara lokal.

Suhu, Kelembaban, dan Arah Angin

BMKG mencatat rentang suhu udara di Jawa Barat hari ini antara 13 hingga 35 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara bervariasi dari 30 hingga 90 persen. Pergerakan angin dominan dari arah Tenggara dengan kecepatan berkisar 5 hingga 50 kilometer per jam.

Masyarakat di wilayah dataran tinggi diminta tetap siaga menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. Angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang atau kerusakan ringan pada bangunan sementara.

Imbauan BMKG: Pantau Info Resmi

BMKG mengimbau warga agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui situs resmi cuaca.bmkg.go.id, aplikasi seluler infoBMKG, atau akun media sosial resmi @infoBMKG. Langkah ini untuk mengantisipasi segala kemungkinan dampak cuaca ekstrem di masing-masing daerah.

Peringatan ini berlaku khusus untuk hari Minggu, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: inilahsukabumi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top