JAWA BARAT — Mantan pelatih timnas Indonesia itu dikontrak selama tiga tahun oleh Macan Kemayoran. Kepastian ini diumumkan langsung oleh klub pada pekan ini, mengakhiri spekulasi panjang soal siapa yang akan mengisi kursi pelatih Persija musim depan.
Pramono Anung menyampaikan harapannya di Balai Kota Jakarta, Senin (8/6/2026). Ia ingin STY membawa Persija meraih trofi Super League pada momen spesial ibu kota.
"Kebetulan tahun depan itu Jakarta 500 tahun. Sebagai Gubernur Jakarta, saya tentunya sangat berharap bahwa Persija dalam kepelatihan yang dibimbing oleh Shin Tae-yong bisa memberikan kado istimewa bagi Jakarta," kata Pramono.
Menurut Pramono, skuad Persija saat ini sudah sangat kompetitif. Ia menyebut beberapa nama yang sudah malang melintang di level nasional.
"Tim itu memiliki nama-nama besar seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, hingga Dony Tri Pamungkas," ujarnya. Dengan materi tersebut, ia optimistis STY bisa langsung beradaptasi dan meracik tim tanpa perlu rombak besar-besaran.
Pramono menilai rekam jejak Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia menjadi nilai plus. Ia yakin pelatih asal Korea Selatan itu punya metode khusus untuk memaksimalkan potensi pemain.
"Karena Shin Tae-yong ini kan punya pengalaman, pernah menjadi pelatih nasional kita, pasti dia punya cara untuk bisa membuat Persija berprestasi lebih baik. Saya menaruh harapan untuk itu," kata politisi PDIP tersebut.
Jakarta sendiri akan memasuki usia 5 abad pada 2027. Sejak lama, Pramono menginginkan Macan Kemayoran bisa mempersembahkan gelar juara pada momen tersebut.
Durasi kontrak tiga tahun yang diberikan Persija kepada STY menunjukkan keseriusan klub. Bukan sekadar proyek instan, mereka memberi waktu bagi pelatih berusia 54 tahun itu untuk membangun fondasi permainan.
"Kado istimewa buat Jakarta 500 tahun," ujar Pramono menutup pernyataannya, menegaskan bahwa musim 2026/2027 bukan sekadar kompetisi biasa bagi Persija dan pendukungnya.