6 Fakta Beasiswa SEHAT 2026 dari Kemenkes: Bantuan Rp 10 Juta per Semester untuk Mahasiswi Poltekkes

Penulis: Ridho Pratama  •  Senin, 01 Juni 2026 | 15:39:01 WIB
Mahasiswi Poltekkes dapat mendaftar Beasiswa SEHAT 2026 dengan bantuan hingga Rp 10 juta per semester.

JAKARTA — Ada angin segar bagi mahasiswi Poltekkes di seluruh Indonesia. Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe resmi membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT (Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan) untuk tahun 2026. Program ini bukan sekadar bantuan uang kuliah, tapi juga menyiapkan tenaga kesehatan untuk bertugas di wilayah DTPK.

Berapa Besar Bantuan yang Didapat?

Penerima beasiswa akan mendapat dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester. Uang itu bisa dipakai untuk membayar UKT, SKS, biaya praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa diploma, ada tambahan biaya penelitian Rp 3 juta yang diberikan satu kali di tahun akhir. Sementara untuk jenjang profesi, ada dana penunjang kapasitas Rp 1,2 juta per semester.

Jurusan Apa Saja yang Bisa Mendaftar?

Beasiswa ini terbuka untuk 10 program studi. Mulai dari Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, hingga Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Semua jenjang diploma dan profesi di masing-masing prodi bisa melamar.

Siapa Saja yang Memenuhi Syarat?

Pendaftar harus WNI perempuan dan belum menikah. Usia maksimal 24 tahun untuk jenjang diploma, dan 27 tahun untuk profesi. Syarat akademiknya cukup ketat: nilai rapor SLTA minimal 80 untuk pendaftar diploma semester 1, IPK minimal 3,30 untuk D4 semester 3, dan IPK minimal 3,75 untuk jenjang profesi. Peserta juga harus aktif di organisasi dan tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa.

Bagaimana Cara Mendaftar?

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman SIBK Kemenkes. Calon peserta harus mengisi formulir dan mengunggah dokumen seperti KTP, KK, pas foto, rapor, KHS, ijazah, surat keterangan aktif, surat rekomendasi, dan esai refleksi diri tulisan tangan sepanjang 250-450 kata. Khusus jenjang profesi, wajib mengunggah video 60 detik di Instagram atau TikTok soal alasan ingin mengabdi di wilayah DTPK.

Kapan Jadwal Seleksinya?

Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 30 Juni 2026. Setelah itu, seleksi administrasi berlangsung 1-27 Juli, pengumuman administrasi pada 28 Juli. Tes penulisan esai online digelar 1 Agustus, disusul wawancara online pada 21 Agustus hingga 14 September. Pengumuman akhir jatuh pada 16 September 2026. Registrasi ulang dan orientasi akan dilakukan pada September-Oktober 2026.

Apa Keuntungan Lain Selain Uang?

Penerima beasiswa tidak hanya mendapat bantuan finansial. Mereka juga akan mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring dari Yayasan Khouw Kalbe. Jejaring yang didapat pun luas, mulai dari nasional hingga internasional. Khusus jenjang profesi, peserta berkesempatan menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial di daerah masing-masing.

Apakah Ada Sosialisasi Sebelum Pendaftaran?

Ada. Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe akan menggelar sosialisasi online pada 2-5 Juni 2026. Informasi lengkap juga bisa diakses melalui panduan resmi Beasiswa SEHAT 2026 di portal Kemenkes. Bagi mahasiswi Poltekkes yang berminat, ini kesempatan untuk meringankan biaya kuliah sambil mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan di daerah yang paling membutuhkan.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top