BOGOR — Warga Kota Bogor, khususnya di Kecamatan Bogor Selatan, perlu mewaspadai perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam satu hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan siang hari yang terik akan berubah menjadi hujan ringan pada sore hari.
Berdasarkan data terbaru BMKG, suhu di Kota Bogor mencapai puncaknya pada pukul 14.00 hari ini, yakni 29°C dengan kelembapan relatif rendah 58%. Kondisi ini kerap memunculkan persepsi bahwa Bogor akan kering sepanjang hari, namun kenyataannya berbeda.
Memasuki pukul 17.00, suhu turun perlahan menjadi 26°C. Namun kelembapan melonjak signifikan hingga 78%, menandakan potensi penguapan tinggi dari permukaan bumi. BMKG memprakirakan hujan ringan akan turun pada periode ini.
"Kelembapan saat hujan diperkirakan berada di angka 62%, yang menunjukkan curah hujan tidak akan bersifat ekstrem, namun cukup untuk membasahi jalanan," demikian keterangan BMKG.
Pada dini hari pukul 02.00, langit berubah menjadi cerah berawan dengan suhu mencapai 20°C. Kondisi berawan tebal terjadi pada pukul 05.00 pagi, di mana suhu mencapai titik terendah harian, 19°C, dengan kelembapan mendekati saturasi 99%.
Meski pagi sangat lembap, BMKG menyebut hal itu tidak selalu diikuti hujan lebat. Setelah pagi berawan, langit diprakirakan kembali cerah pada pukul 08.00 dengan suhu 27°C dan kelembapan 70%.
Setelah hujan reda pada pukul 17.00, cuaca kembali membaik menjadi cerah berawan dengan suhu 25°C. Malam hari akan ditutup dengan kondisi berawan, suhu stabil di kisaran 22°C hingga 24°C.
Kelembapan udara pada malam hari sangat tinggi, mencapai 93% hingga 96% pada pukul 23.00. Pola khas Bogor ini membuat udara terasa lebih 'berat' meskipun suhu tidak terlalu dingin.
Warga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada sore hari.