CIBINONG — Momen Idul Adha tahun ini di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, tidak hanya menjadi ritual keagamaan semata. Sebanyak 30 hewan kurang—25 ekor sapi dan 5 ekor kambing—disembelih di lingkungan lapas, dan yang menarik, puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) ikut ambil bagian dalam seluruh rangkaian prosesi.
Keterlibatan warga binaan dalam penyembelihan hewan kurban ini menjadi nilai lebih dari kegiatan tahunan tersebut. Mereka tidak hanya menjadi penerima daging kurban, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses pemotongan, pengulitan, hingga pengepakan daging.
“Kami ingin menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di antara warga binaan. Ini juga bagian dari pembinaan mental dan spiritual,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong dalam keterangannya.
Daging hasil pemotongan hewan kurban tersebut rencananya akan dibagikan kepada warga binaan di dalam lapas. Sebagian lainnya disalurkan kepada masyarakat sekitar lapas dan keluarga warga binaan yang kurang mampu.
Proses distribusi dilakukan secara bertahap untuk memastikan daging tetap segar dan dapat dinikmati oleh seluruh pihak yang berhak. Panitia kurban internal lapas yang terdiri dari petugas dan perwakilan warga binaan mengawal langsung pendistribusian ini.
Perayaan Idul Adha di Lapas Cibinong ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, mereka diajak untuk tetap menjalankan kewajiban sebagai muslim meski sedang menjalani masa pidana.
Selain penyembelihan hewan kurban, rangkaian kegiatan Idul Adha di lapas tersebut juga diisi dengan salat Id berjamaah dan ceramah keagamaan. Suasana kebersamaan terlihat jelas saat warga binaan dan petugas bergotong royong menyiapkan prosesi kurban sejak pagi hari.